PERAN INTERPOL INDONESIA DALAM MENANGANI KASUS PENJUALAN ORGAN TUBUH MANUSIA DI KAMBOJA

  • Muhammad Adnan Alfarizi Universitas Jenderal Achmad Yani
  • Iing Nurdin Universitas Jenderal Achmad Yani
  • Jusmalia Oktaviani Universitas Jenderal Achmad Yani
Keywords: Interpol, Perdagangan Organ, Kejahatan Transnasional, Kamboja, dan Kerja Sama Internasional.

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran Interpol Indonesia dalam menangani kasus penjualan organ tubuh manusia di Kamboja (2021-2023), sebuah kejahatan transnasional yang meningkat akibat tingginya permintaan organ tubuh manusia. Kasus di Kamboja menjadi perhatian utama karena melibatkan korban dari Indonesia. Metode penelitian menggunakan kualitatif deskriptif melalui studi literatur, wawancara, dan analisis dokumen. Fokus penelitian meliputi peran Interpol dalam koordinasi lintas negara, pencegahan, dan penindakan perdagangan organ. Hasil penelitian bertujuan menganalisis peran Interpol Indonesia, serta menilai kerjasama antara Interpol dan lembaga penegak hukum di Kamboja dan Indonesia. Kasus ini dipicu oleh faktor kemiskinan, pendidikan rendah, dan penegakan hukum yang lemah, dengan korban direkrut melalui penipuan daring dan dieksploitasi, bahkan menjadi target perdagangan organ tubuh manusia. Penanganan kasus ini terkendala perbedaan legal standing, memerlukan upaya diplomasi untuk mendorong regulasi terkait perdagangan organ di Kamboja.

References

A R Saksono & I Made Tjatrayasa.“ Fungsi Dan Peran International Criminal Police Organization-Interpol Dalam Ekstradisi”.(2016). Diakses 21 Januari 2025.
Adellia, Vianda Sonia, Fuat Albayumi, and Bagus Sigit Sunarko. “Kerja Sama Transnasional Dalam Pemberantasan Perdagangan Orang (Human Trafficking) Di Kamboja.” Journal of Social and Political Sciences (E- SOSPOL) 9.2 (2022): 38–62. Print. Diakses 11 November 2024
Alya Natasya & Tulus Yuniasih.“NCB-Interpol Indonesia dalam Penanganan Permasalahan Narkotika Lintas Batas di Selat Malaka 2020 – 2022”. Print. (2023). Diakses 11 Januari 2025.
Astuti Nur Fadillah & Abbas Mahmud .“ Perdagangan Organ Tubuh Manusia Sebagai Kejahatan Lintas Negara”. Print. BALOBE Law Journal Vol. 3 No. 2 (2023). Diakses 21 Januari 2025.
DOI:10.47268/balobe.v3i2.1822
Bernadetha Aurelia Oktavira.“ Jerat Pidana Jual Beli Organ Tubuh Manusia”. hukumonline.com. (2023). Diakses 21 Januari 2025.
Dea Sonya Septiani.“ Peran Interpol Indonesia Dalam Membantu Interpol Italia Terkait Ekstradisi Mafia Antonino Messicati Vitale (2012-2013)”. Fisip UIN Jakarta. (2014). Diakses 21 Januari 2025.
Dea Sonya Septiani.“Peran INTERPOL Indonesia Dalam Membantu INTERPOL Italia Terkait Ektradisi Mafia Antonino Messicati Vitale (2012-2013)”. Print. (2014). Diakses 10 Januari 2025.
Deri Wicaksono Surya.“ Peran Hukum Internasional dalam Memerangi Perdagangan Manusia: Tinjauan Studi Literatur”. (2024). ALADALAH: Jurnal Politik, Sosial, Hukum dan Humaniora. Vol.2, No.2. DOI: https://doi.org/10.59246/aladalah.v2i2.792. Diakses 30 Januari 2025.
Detik.“ Polisi Ungkap Sindikat TPPO Jual Beli Ginjal di Kamboja”.(2023).
Diakses 11 Januari 2025.
Dien Fahrur Romadhoni.“Perdagangan Organ Tubuh Manusia: Ketidakadilan Kemanusiaan Dan Dampak Sosialnya”. Print.Jurnal Ilmu Kepolisian (2023). Diakses 10 Januari 2025.

Felix Ferdin Bakker, Andhika Parama Putra, Respati Triana Putri.“ Peran ASEAN Dalam Menanggulangi Isu-Isu Utama Kejahatan Lintas Negara di Kawasan Asia Tenggara (The Role of ASEAN in Tackling the Main Issues of Transnational Crime in the Southeast Asia Region)”.Vol 2,No.1. (2020). Diakses 21 Januari 2025.
Hasil wawancara dengan AKPB Januar Kencana S.I.K dan Briptu Mufti Rozaq
S.H. pada 16 Januari 2025.
Interpol.int. “INTERPOL Issues Global Warning on Human Trafficking-Fueled Fraud.” www.interpol.int. N.p., 7 June 2023. Print. Diakses 19
November 2024.

Kompas.com.“Beli Ginjal Rp 77 Juta, Jual Lagi Seharga Rp 531 Juta”.(2017).
Diakses 11 Januari 2025.
M Naseh, Ikhwanuddin, F Ramadhani, A Kusprabandaru, B Bathara.“ Karakteristik Pelaku Kejahatan Transnasional Terorganisasi di Indonesia dan Eropa”. Jurnal Hubungan Internasional Vol. 8, No. 1. (2019). Diakses 21 Januari 2025.
Muh. Ardhan Arwin.“ Peran Interpol Indonesia Di Wilayah Regional Asean”.(2013). Diakses 30 Januari 2025.
Muhammad Daffa Fadhilah.“Peranan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Pencegahan Pelanggaran HAM Di JAMMU-KASHMIR Periode 2016- 2020”.(2022). Diakses 22 Januari 2025.
Mutiara Risdiyafani Ramadhan.“ Upaya Ncb-Interpol Indonesia Dalam Penanganan Cybercrime: Business Email Compromise Tahun 2022”.(2024). Diakses 30 Januari 2025.
News, Detik. “Polisi Ungkap Sindikat TPPO Jual Beli Ginjal Di Kamboja.”
Dw.com. Deutsche Welle. N.p., 2023. Print. Diakses 21 November 2024.

Pangalila, Fretes,& Seba.“Peran National Central Bureau (Ncb)-Interpol Indonesia Dalam Penanganan Cybercrime (Romance Scam) Tahun 2018-2021”. (2023). Print. Journal of International Studies, Volume 8,
No. 1. Diakses 30 Januari 2025.
Perbatasan Indonesia”. Print.Journal of International Studies (2019). Diakses 10 Januari 2025.

Rendi Prayuda & Syafri Harto.“ ASEAN dan Kejahatan Transnasional Narkotika”. (2020). Diakses 22 Januari 2025.
Rendi Prayuda & Syafri Harto.“ ASEAN dan Kejahatan Transnasional Narkotika”. (2020). Diakses 22 Januari 2025.
Rendi Prayuda & Syafri Harto.“ ASEAN dan Kejahatan Transnasional Narkotika”. (2020). Diakses 30 Januari 2025.
Rosamalinda, Anggun et al. “Tinjauan Kriminologi Keimigrasian Terhadap Perdagangan Organ Lintas Negara Dalam Tindak Pidana Perdagangan Orang Di Indonesia.” JURNAL ILMIAH MUQODDIMAH: Volume 8 (2021):
n. pag. Diakses 22 November 2024. Web. .
Ruslan, Abdul Gani, and Yudiarmansyah. “Penegakan Hukum Kasus Jual Beli Organ Tubuh Di Indonesia.” Penegakan Hukum Kasus Jual Beli Organ FENOMENA 8.2 (2016): n. pag. Print. Diakses 23 November 2024.
Ryzza Dharma.“ Peran International Criminal Police Organization pada penanganan kasus tindak pidana dalam perspektif hukum Internasional (Studi kasus: pencarian dan penangkapan M. Nazaruddin)”. (2012). Diakses 22 Januari 2025.
S A Fadhillah, M S Anastasia Matakupan, & B W Berlian Mingga .“ Peran Interpol dalam Penyelesaian Kasus Kejahatan Siber Berdasarkan Konvensi Budapest On Cybercrimes”. Journal on Education Volume 05, No. 04 (2023). Diakses 22 Januari 2025.
Sara Gabriella.“Kerja Sama Indonesia-Interpol Dalam Menangani Isu Penyelundupan Narkoba Di Wilayah Perbatasan Indonesia”. Print.Journal of International Studies (2019). Diakses 30 Januari 2025.
Saragih, Aditama, & Siahaan.“ Effectiveness of Mutual Legal Assistance Treaty in Investigating Indonesian Kidney Sale Crimes in Cambodia”. (2024). Jurnal Ius Constituendum. Volume 9 Nomor 3. DOI:
10.26623/jic.v9i3.10240. Diakses 30 Januari 2025.
Selpi. “Ungkap Jaringan Sindikat Internasional TPPO Penjualan Ginjal, Bekasi Jadi Markas, Kamboja Jadi Tujuan”. 2023. Print. Diakses 5 Januari 2025

Sonya Agustin.“ Penjualan Organ Tubuh Manusia Melalui Transaksi Jual Beli Di Rumah Sakit Pemerintah (Putusan Nomor 587/Pid.B/2019/PN.JKT.PST) ”.(2023). Diakses 21 Januari 2025.
T D Hardianti, Muhammad Rum, IMAS.“Efektivitas Rezim Interpol Dalam Menangani Kasus 'Kejahatan Internasional' Oleh Negara Anggota Represif Tahun 2012-2017 Melalui Sistem Red Notice”.(2019). Diakses 21 Januari 2025.
Tarisya Alifia.“ Kerjasama National Central Bureau (Ncb) Interpol Indonesia Dengan Pemerintah Kamboja Dalam Menangani Kasus Perdagangan Manusia Yang Menimpa Warga Negara Indonesia Di Kamboja Tahun 2021 – 2022”. (2023). Diakses 30 Januari 2025.
Published
2025-06-30
How to Cite
Alfarizi, M., Nurdin, I., & Oktaviani, J. (2025). PERAN INTERPOL INDONESIA DALAM MENANGANI KASUS PENJUALAN ORGAN TUBUH MANUSIA DI KAMBOJA, 1(3). https://doi.org/10.36859/gij.v1i3.3271

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 5 6 7 > >>