KONFLIK PERTAMBANGAN PASIR BESI DI KECAMATAN WERA KABUPATEN BIMA

  • Syarif Ahmad Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Bima
  • Iing Nurdin Universitas Jenderal Achmad Yani

Abstract

Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah mengkaji tentang konflik pertambangan Pasir Besi di Kecamatan Wera Kabupaten Bima. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui konflik antara masyarakat dengan pemerintah dan perusahaan, serta konflik antara masyarakat dengan masyarakat. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian cash study melalui analisis deskriptif. Jenis data penelitian terdiri dari data primer dan data sekunder. Hasil penelitian menemukan: Pertama, konflik antara masyarakat dengan pemerintah dan pihak perusahaan pada pertambangan Pasir Besi di Kecamatan Wera, adalah (1) konflik sebagai akibat dari lemahnya sosialisasi yang tidak melibatkan unsur masyarakat; (2) konsistensi pemerintah dalam mengimplementasikan kebijakan-kebijakan atau peraturan; (3) tidak transparan pemerintah dan perusahaan berkaitan dengan kepastian kompensasi dan rencana pengembangan serta pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah pertambangan; Kedua, konflik antara masyarakat dengan masyarakat merupakan konflik yang disebabkan perbedaan kepentingan (conflict of interest) dan pengetahuan masyarakat terhadap pertambangan. Ketiga, dampak dari konflik pertambangan Pasir Besi, adalah (1) pemerintah belum memperoleh Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara signifikan ;(2) masyarakat belum mendapatkan kepastian tentang hak kompensasi; (3) terjadinya disharmonisasi sosial, dimana antar warga masyarakat saling curiga dan mencurigai antara satu kelompok dengan kelompok lainnya; (4) konflik pengelolaan Pasir Besi berakibat pada keraguan investor tentang jaminan keamanan dan kenyamanan untuk melakukan investasi di Kabupaten Bima.

References

Alfira, Diana, Francis E. Putz, and Todd S. Fredericksen. 2004. Liana Loads and Post Logging Liana densities after liana cutting in a lowland forest in Bolivia. Forest Ecology an Management.
Creswell, J. 2015. Riset Pendidikan: Perencanaan, Pelaksanaan, dan Evaluasi Riset Kualitatif & Kuantitatif. Edisi Kelima dalam Bahasa Indonesia (Penerjemah: Helly Prajitno Soetjipto & Sri Mulyantini Soetjipto) Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Emzir. 2012. Metodologi Penelitian Kualitatif: Analisis Data. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Hamidi. 2010. Metode Penelitian Kualitatif (Pendekatan Praktis Penulisan Proposal dan Laporan Penelitian). Malang: UMM Press.
Herdiansyah, 2013. Wawancara, Observasi, dan Focus Groups: Sebagai Instrumen Penggalian Data Kualitatif. Jakarta: Rajawali Press.
Kartikasari, SN. 2001. Mengelola Konflik: Konflik Ketrampilan dan Strategi untuk Bertindak. (terjemahan. SN Kartika, Meiske D. Tapilatu, Rita Maharani, Dwiyati Novitarini). Jakarta: The British Council.
Milles, M.B. & Hubberman A.M. 2009. Analisis Data Kualitatif (penerjemah: Tjetjep Rohendi Rohidi). Jakarta: UI-Press.
Moleong, L.J. 2013. Metodologi Penelitian Kualitatif (edisi revisi). Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Nasution, S. 2003. Metode Penelitian Naturalistik Kualitatif. Bandung: PT. Tarsito.
Poloma, Margaret M. 2007. Sosiologi Kontemporer. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Pruitt, Dean G dan Jeffrey Z. Rubin. 2009. Teori Konflik Sosial. Pustaka Pelajar: Yogyakarta.
Ritzer, George dan Barry Smart (ed). 2015. Handbook Teori Sosial. Jakarta: Nusa Media.
Riyanto, Y. 2007. Metodologi Penelitian (Kualitatif dan Kuantitatif). Surabaya: Unesa Universty Press.
Satori, D. & Komariah, A. 2013. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Soekanto, Soerjono. 2010. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Rajawali Pers.
Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sumarjono, Maria SW. 2009. Tanah dalam Perspektif Hak Ekonomi, Sosial danBudaya. Jakarta: Penerbit Buku Kompas.
Susan, Novri. 2009. Sosiologi Konflik & Isu-Isu Konflik Kontemporer. Jakarta: Kencana.
Wirawan, 2010. Konflik dan Manajemen Konflik: Teori. Aplikasi, dan Penelitian. Jakarta: Salemba Humanika.
Jurnal:
Fachlevi, Teuku Ade, Eka Intan Keumala Putri, Sahat Simanjuntak. 2015. Dampak dan Evaluasi Kebijakan Pertambangan Batubara di Kecamatan Mereubo. Jurnal Risalah Kebijakan Pertanian dan Lingkungan. Vol. 2 No. 2, Agustus 2015: 171-180. ISSN: 2355-6226. e-ISSN: 2477-0299. (diunduh melalui: http://kskp.ipb.ac.id/wp-content/uploads/2016/06/10989-31813-2-PB.pdf tanggal 11 November 2019.
Suseno, Triswan. 2019. Analisis Dampak Sektor Pertambangan Mineral Logam Terhadap Produk Domestik Bruto. Jurnal Teknologi Mineral dan Batubara Vol. 15, No. 2, Mei 2019: 133–144. ISSN: 1979-6560 (print), e-ISSN: 2527-8789 (online), DOI: 10.30556/jtmb.Vol15.No2.2019.688 (diunduh melalui https://jurnal.tekmira.esdm.go.id/index.php/minerba/article/view/688/828 tanggal 11 November 2019.
Undang-Undang dan Peraturan Pemerintah:
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2009 Tentang Pertambangan Mineral dan Batubara
Keputusan Presiden Nomor 96 Tahun 2000 dan Kepres Nomor 118 Tahun 2000 tentang Kepemilikan Modal Asing.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2012 Tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 2010 Tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara.
Peraturan Gubernur Nusa Tenggara Barat Nomor 24 Tahun 2015 Tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara.
Keputusan Bupati Bima Nomor 188.45/191/01.16/2012 tentang Persetujuan Perpanjangan Kedua Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi Kepada PT. Jagad Mahesa Karya.
Peraturan Daerah Kabupaten Bima Nomor 11 Tahun 2007 Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).
Published
2022-08-31
How to Cite
Ahmad, S., & Nurdin, I. (2022). KONFLIK PERTAMBANGAN PASIR BESI DI KECAMATAN WERA KABUPATEN BIMA. Academia Praja : Jurnal Ilmu Politik, Pemerintahan, Dan Administrasi Publik, 5(2), 278 - 295. https://doi.org/https://doi.org/10.36859/jap.v5i2.1123