PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS PENTAHELIX DI KOTA CIMAHI
Abstract
Pengelolaan sampah di Kota Cimahi masih menghadapi persoalan berupa tingginya timbulan sampah, keterbatasan sarana dan prasarana, kapasitas pengangkutan, serta partisipasi masyarakat yang belum merata. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengelolaan sampah berbasis Pentahelix di Kota Cimahi dengan melihat peran pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat, dan media. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Unit analisis penelitian adalah fenomena kolaborasi aktor Pentahelix dalam pengelolaan sampah. Informan berjumlah lima orang yang mewakili unsur Dinas Lingkungan Hidup, perguruan tinggi, masyarakat, dunia usaha, dan Dinas Komunikasi dan Informatika. Data dikumpulkan melalui studi kepustakaan, observasi, wawancara semiterstruktur, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelima unsur Pentahelix telah terlibat dan menjalankan perannya. Pemerintah berperan dalam penyusunan kebijakan, pengawasan, penyediaan fasilitas, dan edukasi; akademisi melalui penelitian, inovasi, dan pendidikan lingkungan; dunia usaha melalui dukungan program, penyaluran, dan pemanfaatan sampah; masyarakat melalui pemilahan dan pengelolaan sampah dari sumber; sedangkan media melalui penyebarluasan informasi dan edukasi. Meskipun demikian, pelaksanaan belum sepenuhnya optimal karena masih terdapat kendala koordinasi, keterpaduan program, keterbatasan sarana dan prasarana, kapasitas pengelolaan, serta partisipasi masyarakat yang belum merata. Oleh karena itu, diperlukan penguatan koordinasi dan integrasi program antarusur Pentahelix agar pengelolaan sampah di Kota Cimahi lebih efektif, partisipatif, dan berkelanjutan.

.png)
.png)
