IMPLEMENTASI PERATURAN BUPATI NOMOR 33 TAHUN 2019 DALAM PENGELOLAAN SAMPAH DAN INFRASTRUKTUR DI KECAMATAN BABELAN
Abstract
Pengelolaan sampah merupakan salah satu permasalahan lingkungan di Kabupaten Bekasi yang berkaitan dengan meningkatnya jumlah penduduk, volume sampah, keterbatasan infrastruktur, dan partisipasi masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi Peraturan Bupati Bekasi Nomor 33 Tahun 2019 tentang pengelolaan sampah dan infrastruktur sampah di Kecamatan Babelan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan yang terlibat langsung dalam pelaksanaan kebijakan, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Analisis menggunakan teori Street-Level Bureaucracy Michael Lipsky yang mencakup diskresi petugas, keterbatasan sumber daya, beban kerja tinggi, strategi coping, interaksi masyarakat, serta ambiguitas aturan dan ketidakjelasan penegakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan telah berjalan, tetapi belum optimal. Pelaksana memiliki fleksibilitas dalam menyesuaikan tugas, namun menghadapi keterbatasan personel, armada, fasilitas, dan tingginya beban kerja. Strategi adaptasi telah dilakukan untuk menjaga pelayanan, sementara partisipasi masyarakat dalam pemilahan dan bank sampah belum merata. Penegakan aturan dan pengawasan juga belum konsisten. Diperlukan penguatan sarana prasarana, sumber daya manusia, koordinasi, pengawasan, dan partisipasi masyarakat.

.png)
.png)
