SINERGITAS BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK DENGAN KOMISI PEMILIHAN UMUM DALAM MENDORONG PARTISIPASI PEMILIH PADA PEMILIHAN KEPALA DAERAH KABUPATEN BANDUNG TAHUN 2024
Abstract
Partisipasi pemilih pada Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Bandung menunjukkan peningkatan yang sangat minimal, yaitu dari 72,18 persen pada tahun 2020 menjadi 72,85 persen pada tahun 2024, meskipun berbagai kegiatan sosialisasi dan pendidikan politik telah dilaksanakan. Kondisi ini mengindikasikan adanya permasalahan dalam sinergitas antaraktor penyelenggara dan pendukung pemilu. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis sejauh mana sinergitas antara Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bandung dan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bandung dalam mendorong partisipasi pemilih pada pemilihan kepala daerah, yang ditinjau melalui aspek komunikasi, kerja sama, dan koordinasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bandung, Ketua Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bandung, pemilih pemula, dan pemilih berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi antar kedua lembaga telah berjalan intens dan harmonis, namun belum terlembagakan secara formal. Kerja sama telah dilaksanakan melalui berbagai kegiatan bersama, tetapi belum diperkuat oleh instrumen kelembagaan yang mengikat. Koordinasi juga telah berlangsung, namun belum memiliki pola dan mekanisme yang terstandarisasi. Secara keseluruhan, sinergitas yang terbangun masih bersifat operasional-relasional dan berkontribusi pada stabilitas partisipasi pemilih, namun belum mampu mendorong peningkatan partisipasi secara signifikan.

.png)
.png)
