PEMBERDAYAAN MASYARAKAT OLEH POSYANDU DALAM PENCEGAHAN STUNTING DI KELURAHAN CIBEBER KOTA CIMAHI

  • Jayanti Herawati Universitas Jenderal Achmad Yani
  • Agustina Setiawan Universitas Jenderal Achmad Yani
  • Yamardi Yamardi Universitas Jenderal Achmad Yani
Keywords: Pemberdayaan Masyarakat, Posyandu, Teori Rappaport

Abstract

Stunting merupakan masalah kesehatan masyarakat yang serius di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses pemberdayaan masyarakat oleh Posyandu dalam upaya pencegahan stunting di Kelurahan Cibeber, Kota Cimahi, yang mencatat 196 kasus (14,76%) pada tahun 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan kerangka teori pemberdayaan Julian Rappaport yang berfokus pada dimensi kontrol, kesadaran kritis, dan partisipasi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pemberdayaan belum berjalan optimal. Hal ini diidentifikasi dari kewenangan kader yang masih terbatas pada level teknis, kesadaran kritis masyarakat yang belum mendalam mengenai akar masalah stunting yang multi-dimensi, serta tingkat partisipasi yang masih dominan bersifat fungsional daripada substantif. Disimpulkan bahwa efektivitas pemberdayaan terhambat oleh faktor-faktor seperti keterbatasan ekonomi, literasi kesehatan yang bervariasi, dan paradigma program yang masih top-down. Oleh karena itu, diperlukan strategi penguatan kapasitas fasilitasi kader, replikasi inisiatif swadaya masyarakat, dan sinergi lintas sektor yang lebih kuat untuk mengoptimalkan pencegahan stunting di tingkat komunitas.

References

Buku-buku
Afriansyah, & dkk. (2022). Pemberdayaan Masyarakat. Padang: Global Eksekutif Tekonologi.
Haerana, F. A. (2023). Pemberdayaan Masyarakat Teori dan Praktik. Kabupaten Bandung: Widina Media Utama.
Helmyati, S., & dkk. (2020). STUNTING: Permasalahan dan Penanganannya. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.
Hikmahanto, H. (2019). Strategi Pemberdayaan Masyarakat . Bandung: Humaniora Utama Press.
Moleong.J.L. (2010). Metodologi Penelitian Kualitatif. In Moleong.J.L, Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Suharto, E. (2020). Pembangunan, Kebijakan Sosial, dan Pemberdayaan Masyarakat. Bandung: Refika Aditama.
Suhendra. (2021). Pemberdayaan Masyarakat: Pendekatan Praktis dalam Pembangunan Partisipatif. Jakarta: Kencana.
Z., A. (2021). Metode Penelitian Kualitatif. Makassar: CV. Syakir Media Press.
Zubardi. (2013). Pengembangan Masyarakat: Wacana dan Praktik . Jakarta: Kencana.
Dokumen
Kementrian Kesehatan Republik Indonesia
Panduan Pelaksanaan Posyandu Aktif
World Health Organization (WHO)
Jurnal-jurnal
BKPK, S. (2025, Mei 26). Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan menetapkan target penurunan prevalensi stunting nasional menjadi 18,8% pada tahun 2025. Retrieved from Kemenkes RI BKPK: https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/
Ernawati, A. (2020). Gambaran Penyebab Balita Stunting di Desa Lokus Stunting Kabupaten Pati . Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK , 77-94.
Firmawati. (2024, Juni 21). Retrieved from o https://repository.iainpare.ac.id/id/eprint/7511/1/2020203870231009.pdf
Fitri, L., & Surya, M. A. (2024). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Kegiatan Posyandu Terhadap Penanggulangan Stunting (Gangguan Pertumbuhan Pada Anak) di Desa Gelumpang Payung Kecamatan Ketol Kabupaten Aceh Tengah. Buletin Al-Ribaath, 1-6.
Fitriani, Y., & dkk. (2023). Peran Posyandu Sebagai Pelayanan Dasar Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat di Desa Jaya Asri. BATIK: Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Multikultura, 138-143.
Hamdy, M. K. (2023). Peran Kader Posyandu dalam Menurunkan Angka Stunting. Jurnal Ilmu Sosial Indonesia (JISI), 87-96.
Has, D. F., & dkk. (2021). PEMBERDAYAAN KADER POSYANDU DALAM PROGRAM PENCEGAHAN STUNTING PADA BALITA DI MASA PANDEMI COVID-19. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7-14.
Hossain. (2021). The role of community organizing in improving maternal and child health: a systematic review. Health Policy and Planning, 735-753.
Kholilah, N., & dkk. (2024). Peran Masyarakat Desa Rejosari dalam Mencegah Stunting pada Anak. Karya Nyata: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 28-43.
Koten, M. H., & Hurek, U. O. (2023). Pemberdayaan Masyarakat Dalam Upaya Mencegah Stunting Melalui Kegiatan Posyandu . Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN}, 2716-2723.
Manalor, d. (2023). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Kader Posyandu Cegah Stunting di Desa Oelnasi Wilayah Kerja Puskesmas Tarus . Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), 5364-5374.
Margayaningsih, D. I. (2020). Peran Masyarakat dalam Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat di Desa . Jurnal Elektronik Universitas TulungAgung, 72-88.
Munawaroh, & dkk. (2020). Pemberdayaan Masyarakat Dalam Rangka Pencegahan Stunting Sejak Dini di Kecamatan Pagedogan Kabupaten Banjarnegara. Jurnal Pemikiran Agama dan Pemberdayaan, 231-242.
Rahmadhita, K. (2020). Permasalahan Stuntingdan Pencegahannya. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 225-229.
Sany, U. P. (2019). Prinsip-Prinsip Pemberdayaan Masyarakat dalam Perspektif Al Qur’an. Jurnal Ilmu Dakwah, 32-44.
Peraturan Perundang-undangan
Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021
Peraturan Kementrian Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024
Published
2025-10-28
How to Cite
Herawati, J., Setiawan, A., & Yamardi, Y. (2025). PEMBERDAYAAN MASYARAKAT OLEH POSYANDU DALAM PENCEGAHAN STUNTING DI KELURAHAN CIBEBER KOTA CIMAHI. Praxis Idealist : Jurnal Mahasiswa Ilmu Pemerintahan, 2(1). https://doi.org/10.36859/jp.v2i1.4558

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >>