Peranan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Dalam Pengembangan Kawasan Wisata Terpadu Trusmi Plered di Kabupaten Cirebon
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peranan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Cirebon (Disbudpar) dalam pengembangan Kawasan Wisata Terpadu Trusmi Plered, dilihat dari tiga dimensi menurut teori Levinson: norma, konsep, dan perilaku. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi lapangan, dokumentasi, dan studi dokumen, melibatkan informan dari Disbudpar, pelaku UMKM, pengrajin batik, serta wisatawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peranan Disbudpar belum optimal: regulasi dan pedoman formal belum spesifik, perencanaan strategis masih parsial, dan implementasi kegiatan sporadis sehingga dampak terhadap pengembangan kawasan dan pemberdayaan ekonomi kreatif lokal terbatas. Kesimpulannya, penguatan regulasi, integrasi strategi berbasis budaya, dan kolaborasi lintas sektor diperlukan agar Trusmi berkembang menjadi destinasi wisata budaya terpadu yang berkelanjutan, efektif, dan berdampak sosial-ekonomi nyata.

.png)
.png)
