STRATEGI PEMERINTAH DESA DALAM MENINGKATKAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI PENGEMBANGAN UMKM DI DESA LEMBANG KECAMATAN LEMBANG KABUPATEN BANDUNG BARAT

  • Yudi Kusnadi Universitas Jenderal Achmad Yani
  • Arlan Siddha Universitas Jenderal Achmad Yani
  • Harky Ristala Universitas Jenderal Achmad Yani
Keywords: Strategi Pemerintah Desa, Pemberdayaan Masyarakat, UMKM, Ekonomi Desa.

Abstract

Penelitian ini berjudul “Strategi Pemerintah Desa dalam Meningkatkan Ekonomi Masyarakat melalui Pengembangan UMKM di Desa Lembang Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat”. Latar belakang penelitian ini berangkat dari masalah peran penting pemerintah desa dalam memberdayakan masyarakat melalui pengembangan UMKM sebagai salah satu sektor strategis dalam peningkatan ekonomi lokal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi yang ditempuh pemerintah desa dalam pengembangan UMKM, bentuk dukungan keberlanjutan usaha, serta tantangan yang dihadapi dalam proses pemberdayaan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara dengan kepala desa, pengurus Forum UMKM, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, pelaku UMKM, serta masyarakat Desa Lembang. Data tersebut kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemerintah desa dalam pengembangan UMKM di Desa Lembang meliputi pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan dan pendampingan, pemberian dukungan keberlanjutan usaha melalui bantuan fasilitas, promosi produk, serta kolaborasi dengan organisasi lokal. Selain itu, ditemukan pula beberapa tantangan, antara lain keterbatasan modal, kurangnya fasilitasi berkelanjutan, serta keterbatasan akses pasar dan pemanfaatan teknologi digital.

Published
2026-05-07
How to Cite
Kusnadi, Y., Siddha, A., & Ristala, H. (2026). STRATEGI PEMERINTAH DESA DALAM MENINGKATKAN EKONOMI MASYARAKAT MELALUI PENGEMBANGAN UMKM DI DESA LEMBANG KECAMATAN LEMBANG KABUPATEN BANDUNG BARAT. Praxis Idealist : Jurnal Mahasiswa Ilmu Pemerintahan, 2(2). https://doi.org/10.36859/jp.v2i2.4777