IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMERINTAH KOTA CIMAHI DALAM RENCANA TATA RUANG WILAYAH (STUDI KASUS: ALIH FUNGSI LAHAN RESAPAN AIR MENJADI KAWASAN PEMUKIMAN DI KELURAHAN CIPAGERAN KOTA CIMAHI)
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya efektivitas pengendalian alih fungsi lahan resapan air, terlihat dari minimnya partisipasi masyarakat, kapasitas SDM terbatas di tingkat kelurahan, lemahnya koordinasi lintas dinas, dan ketidakpatuhan sebagian developer terhadap ketentuan teknis seperti sumur resapan, KDB, dan kajian Lingkungan Hidup Strategis. Rumusan masalahnya adalah bagaimana implementasi kebijakan tata ruang dalam mengendalikan alih fungsi lahan resapan air. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menganalisis pelaksanaan kebijakan, mekanisme koordinasi, pengawasan, dan pemberian sanksi. Penelitian menggunakan teori Implementasi Kebijakan Edward III dengan empat dimensi: komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan Dinas PUPUR, DPKP, Tokoh Masyarakat, serta Masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan: (1) komunikasi antar-dinas berjalan melalui forum dokumen lingkungan, tetapi penyampaian informasi ke masyarakat masih formalitas dan minim tindak lanjut; (2) regulasi dan sistem perizinan tersedia, tetapi kapasitas SDM dan sarana operasional terbatas; (3) pelaksana kebijakan cukup disiplin, namun ketiadaan insentif membuat kepatuhan developer tidak konsisten; (4) struktur birokrasi jelas, namun sistem OSS dan lemahnya pengawasan mengurangi efektivitas pengendalian, terutama di wilayah sensitif seperti Cipageran, termasuk penilaian layak/tidaknya pembangunan sesuai kajian Lingkungan Hidup Strategis dan pemberian sanksi administratif.
References
Abdoellah, A. Y., & Rusfiana, Y. (2016). Teori dan Analisis Kebijakan Publik. Alfabeta CV.
Bandur, A. (2019). Penelitian Kualitatif-Studi Multi Disiplin Keilmuan dengan NVivo 12 Plus. Mitra Wacana Media
Gede, I., Sudipa, I., & Rahman, A. (2024). BUKU AJAR METODOLOGI PENELITIAN. https://www.researchgate.net/publication/377223521
Gunawan, W. (2020). Kamus Ilmu Pemerintahan. Bee Media Pustaka.
Jaya, I. M. L. M. (2021). Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif Teori, Penerapan, dan Riset Nyata (F. Husaini, Ed.; 2 ed.). QUADRANT
Marwiyah, S. (2022). KEBIJAKAN PUBLIK: Administrasi, Perumusan, Implementasi, Pelaksanaan, Analisis dan Evaluasi Kebijakann Publik.
Moleong, L. J. (2017). Metode Penelitian Kualitatif. PT. Remaja Rosdakarya.
Ningrat, B. (2011). Mengenal Ilmu Pemerintahan. Rineka Cipta.
Rohayatin, T. (2021). Dasar Dasar Ilmu Pemerintahan (1 ed.). Deepublish.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatig, dan R&D. Alfabeta.
Wahab, S. A. (2012). ANALISIS KEBIJAKSANAAN : Dari Formulasi ke Implementasi Kebijaksanaan Negara. Bumi Aksara.
JURNAL
Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Rineka Cipta.
Arman, A., Latief, R., & Nasution, M. A. (2024). Strategi Pengendalian Alih Fungsi Lahan Daerah Resapan Air Menjadi Lahan Terbangun di Kota Makassar. Urban and Regional Studies Journal, 6(2), 278–286. https://doi.org/10.35965/ursj.v6i2.4495
FAO. (2015). Global Forest Resources Assessment 2015: Dask Reference. www.fao.org/publications
Fujilestari, N. A., Rochaeni, A., & Khasanah, M. (2024). IMPLEMENTASI KEBIJAKAN ALIH FUNGSI LAHAN RESAPAN AIR MENJADI PEMUKIMAN DI KAWASAN BANDUNG UTARA (Kelurahan Cipageran Dan Kelurahan Citeureup). Moderat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan, 10(2), 432–444.
Global Forest Watch. (2023). Indonesia Deforestation Rates & Statics. globalforestwatch.org.
Harminto, A. D. (2012). ANALISIS KEBIJAKAN TENTANG PENANGANAN ALIH FUNGSI LAHAN DI KOTA SEMARANG (DAERAH RESAPAN AIR DI KELURAHAN SAMBIROTO, KECAMATAN TEMBALANG, KOTA SEMARANG). Universitas Diponegoro.
Helaludin, & Wijaya, H. (2019). Analisis Data Kualitatif: Sebuah Tinjauan Teori dan Praktik (R. F. Rouw & Helaludin, Ed.; 1 ed., Vol. 1). Sekolah Tinggi Theologia Jaffray.
Labolo, M., & Indrayani, E. (2017). Bureaucratic Reform and the Challenge of Good Governance Implementation in Indonesia. Journal Of Asian Review Of Public Affairs and Policy, 25–47.
Margono, B. A., Potapov, P. V, Turubanova, S., Stolle, F., & Hansen, M. C. (2015). Primary Forest Cover Loss in Indonesia Over 2000-2012. Nature Climate Change.
Padaniah, N. Y., & Haryono. (2021). POINT PERSPEKTIF SOSIOLOGI EKONOMI DALAM PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA KARYAWAN PERUSAHAAN DI MASA PANDEMI COVID-19. Vol. 3. https://ejournals.umma.ac.id/indeks.php/point
Ridwan, I. R. (2016). FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB DAN DAMPAK KONVERSI LAHAN PERTANIAN. Geografi Gea, 9(2).
sucahyo, I., Septiandika, V., & Maulana Boby. (2021). ANALISIS KEBIJAKAN ALIH FUNGSI LAHAN PERTANIAN TERHADAP KETAHANAN PANGAN DI KOTA PROBOLINGGO TAHUN 2021. Jurnal Intelektual Administrasi Publik dan Ilmu Komunikasi, 9(2).
Sucirawati. (2020). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Alih Fungsi Laham dan Pengaruhnya terhadap Ketersediaan Pangan Pokok (Beras).
UNDANG-UNDANG
Undang Undang No. 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang
Peraturan Pemerintah No. 21 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang
Peraturan Daerah Provinsi Jawa Barat No 2 Tahun 2016 tentang Pedoman Pengendalian Kawasan Bandung Utara sebagai Kawasan Strategis Provinsi Jawa Barat
Peraturan Daerah Kota Cimahi Nomor 4 Tahun 2013 tentang Tata Ruang Wilayah Kota Cimahi Tahun 2012-2032

.png)
.png)
