PENGARUH KEPEMIMPINAN CAMAT TERHADAP EFEKTIVITAS PEMBERDAYAAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH DI KECAMATAN PADALARANG KABUPATEN BANDUNG BARAT

  • Riwanda Wira Nugraha Universitas Jenderal Achmad Yani
  • Dahly Sukmapryandhika Universitas Jenderal Achmad Yani
  • Waluyo Zulfikar Universitas Jenderal Achmad Yani
Keywords: Kepemimpinan, Camat, Pemberdayaan, UMKM, Efektivitas

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengaruh kepemimpinan camat terhadap efektivitas pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Latar belakang penelitian ini adalah masih belum optimalnya pelaksanaan program pemberdayaan UMKM di tingkat kecamatan, yang ditandai dengan rendahnya pemanfaatan fasilitas, terbatasnya promosi, serta minimnya pelatihan keterampilan bagi pelaku usaha. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan jumlah populasi sebanyak 5.753 pelaku UMKM, dan sampel yang digunakan sebanyak 100 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka dan studi lapangan, seperti angket dan observasi langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan camat tergolong cukup baik dengan nilai rata-rata 1,95, dan efektivitas pemberdayaan UMKM juga berada pada kategori cukup baik dengan nilai rata-rata 1,98. Analisis statistik menghasilkan koefisien determinasi sebesar 94,09%, yang berarti terdapat pengaruh yang sangat kuat antara kepemimpinan camat dan efektivitas pemberdayaan UMKM. Temuan ini memperkuat pentingnya peran kepemimpinan lokal dalam menggerakkan sektor UMKM sebagai bagian dari pembangunan ekonomi daerah.

References

Handoko, T.H. (1999). Manajemen. Yogyakarta: BPFE.
Lubis, N. (1985). Manajemen Pemerintahan. Jakarta: LP3ES.
Pamudji, S. (1993). Administrasi Negara. Jakarta: Bumi Aksara.
Silalahi, U. (2002). Administrasi Publik. Bandung: Sinar Baru Algensindo.
Suharto, E. (2005). Pembangunan, Kebijakan Sosial dan Pekerjaan Sosial. Bandung: Refika Aditama.
Suhendra, E. (2006). Pemberdayaan Masyarakat. Bandung: Humaniora.
Agus, D. (2011). Manajemen strategik: Dalam organisasi publik dan bisnis. Yogyakarta: ANDI.
Bungin, B. (2015). Metodologi penelitian kuantitatif: Komunikasi, ekonomi, dan kebijakan publik serta ilmu-ilmu sosial lainnya. Jakarta: Kencana.
Hasibuan, M. S. P. (2016). Manajemen: Dasar, pengertian, dan masalah. Jakarta: Bumi Aksara.
Hikmat, H. (2004). Strategi pemberdayaan masyarakat. Bandung: Humaniora.
Keban, Y. T. (2008). Enam dimensi strategis administrasi publik. Yogyakarta: Gava Media.
Kuncoro, M. (2010). Usaha kecil dan ekonomi informal di Indonesia: Masalah dan kebijakan. Jakarta: Erlangga.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
Ndraha, T. (2003). Kybernologi: Ilmu pemerintahan baru. Jakarta: Rineka Cipta.
Riduwan. (2013). Skala pengukuran variabel-variabel penelitian. Bandung: Alfabeta.
Siagian, S. P. (2003). Teori dan praktik kepemimpinan. Jakarta: Rineka Cipta.
Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sutrisno, E. (2012). Manajemen sumber daya manusia. Jakarta: Kencana.
Thoha, M. (2003). Perilaku organisasi: Konsep dasar dan aplikasinya. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
Published
2025-06-30
How to Cite
Nugraha, R. W., Sukmapryandhika, D., & Zulfikar, W. (2025). PENGARUH KEPEMIMPINAN CAMAT TERHADAP EFEKTIVITAS PEMBERDAYAAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH DI KECAMATAN PADALARANG KABUPATEN BANDUNG BARAT. Praxis Idealist : Jurnal Mahasiswa Ilmu Pemerintahan, 1(3). https://doi.org/https://doi.org/10.36859/jp.v1i3.4112

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2 3 4