Inovasi RPJMD Kabupaten Banyuwangi Dalam Integritas Pariwisata Inklusif Dan Digitalisasi Pelayanan Publik
Abstract
Transformasi RPJMD menjadi instrumen inovasi pembangunan daerah menjadi tantangan dan peluang bagi pemerintah kabupaten/kota di Indonesia. Artikel ini membahas bagaimana inovasi yang dirumuskan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Banyuwangi dapat memperkuat integritas pelayanan publik melalui pengembangan pariwisata inklusif dan digitalisasi layanan. Permasalahan utama yang diangkat adalah perlunya integrasi kebijakan pembangunan daerah yang mampu menjawab tantangan aksesibilitas layanan, partisipasi masyarakat, serta efektivitas birokrasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi dokumen dan wawancara mendalam terhadap pihak-pihak terkait di lingkungan pemerintah daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RPJMD Banyuwangi tidak hanya memuat arah pembangunan administratif, tetapi telah menjadi dokumen inovatif yang menciptakan transformasi nyata melalui program seperti Smart Kampung, Mall Pelayanan Publik, serta wisata pelayanan publik. Inovasi tersebut mampu meningkatkan transparansi, memperluas keterlibatan masyarakat, serta mempercepat digitalisasi layanan secara merata. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa Banyuwangi telah berhasil menjadikan RPJMD sebagai alat strategis untuk menyatukan tata kelola pemerintahan, layanan publik, dan pariwisata dalam satu kerangka pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

