STRATEGI DINAS PERHUBUNGAN DALAM PENATAAN TRANSPORTASI ANGKUTAN UMUM DI KOTA CIMAHI

  • Daniel Marten Patty Universitas Jenderal Achmad Yani
Keywords: strategi; Dinas Perhubungan; transportasi angkutan umum; BRT; feeder

Abstract

Transportasi angkutan umum di Kota Cimahi hingga saat ini masih menghadapi berbagai persoalan, mulai dari kemacetan pada ruas jalan utama, trayek yang belum tertata secara optimal, kondisi sebagian armada yang kurang layak, hingga keterbatasan terminal dan halte. Kondisi tersebut membuat sebagian masyarakat cenderung beralih menggunakan kendaraan pribadi. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi yang diterapkan Dinas Perhubungan Kota Cimahi dalam menata transportasi angkutan umum, dengan menggunakan teori strategi sektor publik dari John M. Bryson (2018) yang mencakup analisis kondisi, perumusan kebijakan, implementasi program, serta pengawasan dan evaluasi. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi terhadap sembilan informan yang terdiri atas pejabat Dinas Perhubungan, petugas operasional, pengurus ORGANDA, pengemudi angkutan umum, serta masyarakat pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dinas Perhubungan mulai mengarahkan strategi penataan transportasi menuju sistem yang lebih terintegrasi, salah satunya melalui rencana pengembangan Bus Rapid Transit (BRT) Bandung Raya beserta angkutan feeder yang menghubungkan kawasan permukiman dengan jaringan utama. Meski demikian, keberhasilan strategi ini masih sangat bergantung pada kesiapan infrastruktur, koordinasi antarpihak, serta konsistensi pengawasan dan evaluasi di lapangan.

Published
2026-10-15
How to Cite
Patty, D. M. (2026). STRATEGI DINAS PERHUBUNGAN DALAM PENATAAN TRANSPORTASI ANGKUTAN UMUM DI KOTA CIMAHI. Praxis Idealist : Jurnal Mahasiswa Ilmu Pemerintahan, 3(1). https://doi.org/10.36859/jp.v3i1.6105