KOLABORASI PEMERINTAH KABUPATEN BANDUNG BARAT DALAM PENCAPAIAN SDGs TUJUAN 9: INDUSTRI, INOVASI, DAN INFRASTRUKTUR
Abstract
Penelitian ini menganalisis kolaborasi Pemerintah Kabupaten Bandung Barat dengan aktor nonpemerintah dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Tujuan 9 pada aspek industri, inovasi, dan infrastruktur. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dan kerangka Collaborative Governance Ratner yang mencakup identifikasi hambatan, dialog, dan perencanaan tindakan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap lima informan dari Bappeda, Disperindag, pelaku ekonomi kreatif, akademisi, dan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi berlangsung melalui Musrenbang, sosialisasi, forum ekonomi kreatif, pembinaan, fasilitasi usaha, dan kemitraan. Namun, efektivitasnya masih dibatasi kapasitas fiskal, ketimpangan infrastruktur dan akses digital, penyebaran informasi yang belum merata, serta keterlibatan aktor nonpemerintah yang masih dominan pada tahap konsultasi. Perencanaan tindakan belum konsisten disertai pembagian peran, pemantauan, dan evaluasi bersama. Penelitian menyimpulkan bahwa kolaborasi telah terbentuk tetapi belum terinstitusionalisasi secara kuat, sehingga penguatan koordinasi, keterbukaan informasi, dan tanggung jawab lintas aktor diperlukan untuk mengoptimalkan pencapaian SDGs Tujuan 9 secara optimal di Kabupaten Bandung Barat.

.png)
.png)
