Pemberdayaan Masyarakat oleh Pemerintah Desa dalam Pengembangan Ekowisata Curug Jagapati Desa Neglasari Kabupaten Garut
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Neglasari dalam pengembangan potensi wisata alam Curug Jagapati, Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis dilakukan menggunakan kerangka teori pemberdayaan masyarakat Edi Suharto (2017) yang mencakup lima dimensi: Pemungkinan, Penguatan, Perlindungan, Penyokongan, dan Pemeliharaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya pemberdayaan masyarakat di Desa Neglasari belum berjalan secara optimal. Pemerintah Desa telah melakukan sejumlah formalisasi kelembagaan melalui pembentukan BUMDes Bangkit Jaya dan POKDARWIS, namun koordinasi antar lembaga masih bersifat informal dan tidak diikuti dengan kebijakan konkret yang berkelanjutan. Temuan penting menunjukkan bahwa gerakan sadar wisata justru tumbuh dari inisiatif masyarakat melalui Komunitas Aprak Jagat sejak tahun 2015, mendahului intervensi struktural pemerintah desa. Kesimpulan penelitian menegaskan adanya kesenjangan antara regulasi yang telah ditetapkan dengan kapasitas aktual pemerintah desa dalam menjalankan peran sebagai agen pemberdayaan yang efektif.

.png)
.png)
