PERAN DINAS SOSIAL DALAM MENANGGULANGI GELANDANGAN DAN PENGEMIS MELALUI PROGRAM REHABILITASI SOSIAL DASAR DI KOTA BANDUNG

  • Tiara Pebriyanti Andari Universitas Jenderal Achmad Yani
Keywords: Kata kunci: Peran, Dinas Sosial, Rehabilitasi Sosial Dasar, Gelandangan dan Pengemis

Abstract

Fenomena gelandangan dan pengemis (gepeng) di Kota Bandung masih menjadi permasalahan sosial yang kompleks. Berdasarkan Peraturan Wali Kota Bandung Nomor 54 Tahun 2022 tentang Kedudukan, Susunan Organisasi, Tugas dan Fungsi serta Tata Kerja Dinas Sosial, Dinas Sosial memiliki peran strategis dalam penanggulangan gepeng melalui Program Rehabilitasi Sosial Dasar. Namun, dalam pelaksanaannya masih ditemukan berbagai kendala, seperti lemahnya penegakan regulasi, pengawasan yang belum optimal, serta keterbatasan sarana dan prasarana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Dinas Sosial dalam menanggulangi gelandangan dan pengemis di Kota Bandung. Teori yang digunakan adalah teori peran menurut Soerjono Soekanto yang meliputi norma, konsep perilaku, dan perilaku individu. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi, serta didukung data sekunder. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Peraturan Wali Kota Bandung Nomor 54 Tahun 2022 belum berjalan secara optimal. Mayoritas gelandangan dan pengemis berasal dari luar Kota Bandung dan cenderung kembali mengemis meskipun telah mendapatkan pembinaan. Selain itu, pengawasan belum efektif akibat keterbatasan sarana dan prasarana yang dimiliki Dinas Sosial Kota Bandung.

Published
2026-06-24
How to Cite
Andari, T. P. (2026). PERAN DINAS SOSIAL DALAM MENANGGULANGI GELANDANGAN DAN PENGEMIS MELALUI PROGRAM REHABILITASI SOSIAL DASAR DI KOTA BANDUNG. Praxis Idealist : Jurnal Mahasiswa Ilmu Pemerintahan, 2(3). https://doi.org/10.36859/jp.v2i3.5348