Peranan Dinas Perumahan Dan Kawasan Permukiman Dalam Optimalisasi Ruang Terbuka Hijau Sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Lingkungan Hidup di Kota Bandung
Abstract
Permasalahan lingkungan perkotaan di Kota Bandung semakin kompleks seiring meningkatnya kepadatan penduduk dan pesatnya pembangunan fisik, yang berdampak pada keterbatasan dan penurunan kualitas Ruang Terbuka Hijau (RTH). Kondisi ini menunjukkan belum optimalnya peranan pemerintah daerah, khususnya Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Kota Bandung, dalam pengelolaan dan optimalisasi RTH. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peranan DPKP Kota Bandung dalam optimalisasi RTH sebagai upaya peningkatan kualitas lingkungan hidup. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peranan DPKP telah dijalankan melalui dimensi kontrol sosial, pelayanan publik, dan pemberdayaan masyarakat. Namun demikian, peranan tersebut belum berjalan optimal karena keterbatasan kewenangan penegakan hukum, keterbatasan sumber daya, serta rendahnya partisipasi masyarakat. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa optimalisasi RTH di Kota Bandung memerlukan penguatan peranan DPKP secara terintegrasi, peningkatan koordinasi lintas sektor, serta pengembangan pola pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan guna meningkatkan kualitas lingkungan hidup.

.png)
.png)
