Budaya Organisasi Pada Karang Taruna Menurut Permensos Nomor 25 Tahun 2019:(Studi Kasus Rendahnya Kinerja Karang Taruna Dalam Pelaksanaan Tugas Pokok Fungsi di Kelurahan Citeureup Kecamatan Cimahi Utara Kota Cimahi)
Abstract
Permasalahan penelitian yaitu rendahnya kinerja anggota organisasi Karang Taruna dalam melaksanakan tugas pokok fungsi di berbagai kegiatan kesejahteraan sosial di wilayah Kelurahan Citeureup. Selain itu, permasalahan lainnya adalah aktivitas Karang Taruna Kelurahan Citeureup hanya terlihat ketika acara besar saja seperti acara kegiatan 17 Agustus sebagai perayaan ulang tahun Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah Kualitatif dengan Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu studi pustaka, observasi serta wawancara, pengumpulan data dilengkapi dengan dokumen dan bahan audio. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, serta verifikasi data. Grand Theory yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Nurfarhaty mengenai tipe budaya organisasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam dimensi inovasi, relevansi dari indikator di dalamnya memiliki kesinambungan. Dimensi orientasi tim, dalam pencapaiannya masih memiliki kendala yang merupakan peran penting dalam menjalankan sebuah program. Dimensi perilaku pemimpin, pembinaan yang diberikan sudah berjalan namun masih banyak anggota organisasi yang belum paham dan kurang bertanggung jawab dalam melaksanakan kegiatan kesejahteraan sosial. Sumber daya manusia masih belum optimal secara keseluruhan. Sehingga dalam hal ini pembinaan yang diberikan oleh Pemerintah Kelurahan kepada Karang Taruna berjalan dengan baik namun keterbatasan dan kemampuan anggota masih kurang optimal.

.png)
.png)
