PEMBERDAYAAN USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) OLEH PEMERINTAH DESA SINDANGBARANG KECAMA TAN JALAKSANA KABUPATEN KUNINGAN
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kondisi UMKM di Desa Sindangbarang yang masih menghadapi berbagai tantanganstruktural, seperti rendahnya nilai jual komoditas lokal (khususnyaubi ungu yang dijual mentah), keterbatasan literasi legalitas usaha, serta hambatan dalam mengakses pasar digital dan permodalan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis secara mendalamstrategi pemberdayaan UMKM yang dilakukan oleh PemerintahDesa Sindangbarang. Penelitian ini menggunakan kerangka teori 5P dari Edi Suharto yang meliputi dimensi Pemungkinan, Penguatan, Perlindungan, Penyokongan, dan Pemeliharaan. Metode penelitianyang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknikpengumpulan data melalui observasi partisipatif, studi dokumentasi, serta wawancara mendalam terhadap informan yang terdiri dariperangkat desa, pengurus BUMDes, mentor usaha, dan pelakuUMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dimensiPemungkinan dan Penguatan telah berjalan melalui pembentukanregulasi desa dan pelatihan keterampilan digital serta pengemasanproduk. Namun, dimensi Perlindungan, Penyokongan, dan Pemeliharaan masih belum optimal karena keterbatasan anggarandesa yang lebih memprioritaskan infrastruktur fisik serta belumadanya sistem monitoring pasca-pelatihan yang berkelanjutan. Simpulannya, kemandirian UMKM yang terbentuk saat ini lebihbersifat alamiah akibat keterbiasaan berjuang mandiri, bukan hasildari sistem pemberdayaan yang terintegrasi secara menyeluruh oleh pemerintah desa.

.png)
.png)
