IMPLEMENTASI PROGRAM SATU MILIAR SATU DESA DALAM PENGEMBANGAN PEMBANGUNAN DI DESA TONJONG KECAMATAN TAJUR HALANG KABUPATEN BOGOR

  • Raissa Azalia Pahlevi Universitas Jenderal Achmad Yani
Keywords: Pembangunan Desa, Implementasi Program, SAMISADE

Abstract

Fenomena masalah implementasi Program Satu Miliar Satu Desa di Desa Tonjong belum berjalan optimal. Rumusan masalah bagaimana implementasi program satu miliar satu desa dalam pengembangan pembangunan di Desa Tonjong Kecamatann Tajur Halang Kabupaten Bogor. Tujuan penelitian mendeskripsikan dan menganalisis Implementasi Program Satu Miliar Satu Desa dalam Pengembangan Pembangunan di Desa Tonjong Kecamatan Tajur Halang Kabupaten Bogor. Teori yang digunakan Implementasi Program oleh David C. Korten dengan 3 dimensi yaitu Program itu sendiri, Pelaksanaan program, dan Kelompok sasaran. Metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Informan Kepala Desa Tonjong, Sekretaris Desa Tonjong, KAUR Perencanaan, KAUR Keuangan, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Tonjong, Ketua RT, Ketua RW, dan 2 Masyarakat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa implementasi Program Satu Miliar Satu Desa (SAMISADE) menunjukkan dinamika yang kompleks. Dari sisi perencanaan, program telah tepat sasaran; dari sisi pelaksanaan, masih terdapat kelemahan serius dalam akuntabilitas dan kapasitas kelembagaan; sementara dari sisi kelompok sasaran, partisipasi masyarakat sangat tinggi, meski kepercayaan publik sempat menurun akibat penyimpangan pada tahun 2022. Dengan demikian, implementasi program ini dapat dikategorikan belum optimal, karena hanya sebagian dari tujuan kebijakan yang berhasil tercapai.

Published
2026-06-23
How to Cite
Pahlevi, R. A. (2026). IMPLEMENTASI PROGRAM SATU MILIAR SATU DESA DALAM PENGEMBANGAN PEMBANGUNAN DI DESA TONJONG KECAMATAN TAJUR HALANG KABUPATEN BOGOR. Praxis Idealist : Jurnal Mahasiswa Ilmu Pemerintahan, 2(3). https://doi.org/10.36859/jp.v2i3.5310