Implementasi Kebijakan Program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni di Kota Cimahi
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan Program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kota Cimahi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi terhadap aparatur Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, tokoh masyarakat, serta penerima manfaat program. Analisis data mengacu pada kerangka teori implementasi kebijakan Van Meter dan Van Horn yang meliputi enam variabel: standar dan sasaran kebijakan, sumber daya, karakteristik organisasi pelaksana, komunikasi antarorganisasi, sikap pelaksana, serta kondisi sosial, ekonomi, dan politik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program telah berjalan sesuai dengan Peraturan Wali Kota Cimahi Nomor 36 Tahun 2015, namun belum optimal dalam beberapa aspek. Kelemahan utama terletak pada ketidakjelasan substansi kebijakan, rendahnya intensitas sosialisasi, keterbatasan sumber daya manusia, dan responsivitas aparatur yang masih perlu ditingkatkan. Studi ini merekomendasikan perlunya pembaruan regulasi, peningkatan kapasitas aparatur, penguatan komunikasi kebijakan, serta pengelolaan sumber daya yang lebih efektif untuk memastikan keberlanjutan program.

.png)
.png)
