DINAMIKA MANAJEMEN PEMERINTAHAN DI INDONESIA

  • Samugyo Ibnu Redjo

Abstract

Manajemen pemerintahan sebagaimana tuntutan keberadaannya dan tuntutan Undang-undang tentang Pemerintahan Daerah, seyogyanya berubah sejalan dengan tuntutan  globalisasi,  pola-pola  manajemen  tradisional  feodal  diganti  dengan  pola modern yang demokratis. Hal itu paling tidak karena manajemen pemerintahan tidak dapat   dilepaskan   dari   kepolitikan   global,   kepentingan   nasional   dan   tentunya kepentingan  regional  serta kepentingan  lokal. Pemahaman  ini perlu ditekankan  bagi manajemen  pemerintahan  di Daerah karena era global berarti pasar global, ekonomi global dan nilai-nilai global.

Dalam  perkembangannya   muncul   pendapat   bahwa  pemerintah   seharusnya berubah mengikuti perubahan ekonomi yang ada dan menjadikan pemerintahan yang memiliki   kemampuan   entrepreneur,   sehingga   gerak   ekonomi   dapat   diikuti   oleh pemerintah  dan  menyarankan  agar  pemerintah  menerapkan  sepuluh  prinsip pemerintahan wirausaha (Osborne dan Gaebler 1992, juga Guillart dan Kelly, 1995). Selanjutnya Osborne dan Plastrik (1996) mengemukakan lima strategi (5 C‘s Strategy) sebagai implementasi lebih lanjut dari prinsip ―reinventing government‖  yang diajukan Osborne dan Gaebler.

Oleh karena itu, demokratisasi manajemen pemerintahan di Daerah merupakan faktor yang menentukan untuk keberlangsungan  otonomi, sehingga partisipasi efektif dari seluruh lapisan masyarakat dapat berlangsung tanpa perbedaan prinsip satu dengan lainnya. Terselenggaranya manajemen pemerintahan yang demokratis menunjukkan bahwa elit politik pemerintahan memahami dan memiliki kemampuan untuk melaksanakan nilai-nilai demokrasi sebagaimana adanya, baik pada tataran kebijakan, tataran   implementasi   maupun   pada   tataran   kultural   yang   mensyaratkan   adanya mekanisme check and balances (saling kontrol dan saling mengimbangi) antara pemerintah dengan yang diperintah

References

Almond, Gabriel and James S Colemann, 1960. The Politics of the Developong Areas.
New York: The Princenton University Press

Almond, Gabriel and Sidney Verba. 1965. The Civic Culture. Boston: Little Brown Barzelay, Michael. 1992. Breaking Through Bureacracy. University of Berkeley Dahl, Robert, A, 1982. Analisa Politik Modern. Jakarta: PT Gramedia
Dye, Thomas R. 1987. Public Policy. New York-Toronto

Huntington, Samuel P. 1984. No Easy Choice: Political Parisipation in Developing
Countries. Cambride Mass: Harvard Uiversity Press

Huntington, Samuel Pll. 1997. Gelombang Demokrasi Ketiga, PT Pustakan Utama
Grafity: Jakarta

Hoessein, Bhyenyamin. 1996. ―Memutar Roda Desentralisasi dari Efisiensi ke
Demokrasi‖ dalam Prisma No 4 Jakarta

Indonesia Corruption Watch (ICW). 1999/ Akuntabilitas dan Korupsi di Melanesia: Mengevaluasi aturan Ombudsman dan Kode Etik Kepemimpinan, hal 1-3

Ingraham, Patricia W, Romzek, Barbara S and Associates. 1994, New Paradigms for Governement, Issues for the Changing Public Service, Jossey Bass Publisher: San Fransisco

Koehler, Jerry W, Pankowski, Joseph M. 1997. Tranformational Leadership in
Governent, Delray Beach Florida: St Lucia Press

Kooiman, Jan (ed) 1993. Modern Governance, New Governent-Societly Inetractions, Sage Publication Londo, New Bury Park, New Delhi

Kristiadi J.B. 1997. Perspektif Administrasi Publik Menghadapi Tantangan Abad 21 dalam Jurnal Administrasi dan Pembangunan, PP Persadi Jakarta

Manan, Bagir. 1999. Dasar dan Dimensi Politik Otonomi dan UUI No 22 Tahun 1999, Jurusan Ilmu Pemerintahan, FISIP/UNPAD

Redjo, Samugyo Ibnu, 1998. Visi dan Misi Metropolitan Bandung 2020. Pemerintah
Daerah Kotamadya DT II Bandung

Redjo, Samugyo Ibnu. 1993. Pembangunan Politik di Indonesia: Kasus Partai-Partai
Politik.
Dalam Amir Santos dan Riza Sihbudi (eds) Politik, Kebijakan dan
Pembangunan. Jakarta: Grafika Lestari

Schrode, William, A, Voich, Dan JR. 1974. Organization and Management Basic
System Concepts, Floridan State University: Florida

Mc Andrews, Colin. 1995. Struktur Pemerintahan di Indonesia‖. Dallam Colin Mc Andrewsl dan Ichlasul Amal: Hubungan Pasat dan Daerah Dalam Pembangunan. Jakarta.

Osborne David and Tod Gaebler. 1995. Mewirausahakan Birokrasi (terjemahan)
Jakarta :PT Pustaka Binaman Pressindo

Osborne David and Peter Plastrik. 1997. Banishing Bureaucracy. New York: Addison
Wesley Publishing Company

Suryo, Djoko. 1991. Feodalisme: Timur dalam Prisma No 8,
Published
2018-08-16
How to Cite
Ibnu Redjo, S. (2018). DINAMIKA MANAJEMEN PEMERINTAHAN DI INDONESIA. Jurnal Academia Praja, 1(02), 1-20. https://doi.org/10.36859/jap.v1i02.62