TUJUAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI KABUPATEN BANDUNG BARAT : PELAJARAN DARI PROGRAM SEKOLAH IBU HEBAT TAHUN 2019-2020

  • Wahid Noor Jayn Universitas Parahyangan

Abstract

Penguatan peran perempuan tertuang dalam komitmen global yakni melalui Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB). Agenda ini merupakan upaya mengurangi ketimpangan dan ketertinggalan pembangunan dengan melibatkan para pemangku kepentingan. Di Indonesia, TPB diadopsi menjadi Peraturan Presiden No 59 Tahun 2017 Tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Keterlibatan pemerintah menjadi hal yang krusial untuk mengatur dan memberikan arahan serta memfasilitasi kepentingan masyarakat. Namun demikian, keterlibatan swasta dan lembaga non-pemerintah juga tidak dapat diabaikan. Pada tahun 2019, BMH (Baitul Maal Hidayatullah) bekerja sama dengan Forum UMKM Kabupaten Bandung Barat  menginisiasi program pemberdayaan perempuan yang diberi nama Sekolah Ibu Hebat. Program ini merupakan salah satu kepedulian BMH terhadap kaum perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan keluarganya melalui pembekalan pelatihan dan keterampilan hingga memberikan bantuan modal usaha. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara, penulis menemukan bahwa program pemberdayaan sosial-ekonomi yang dimotori oleh lembaga non-pemerintah ini memiliki tujuan yang sejalan dengan agenda TPB khususnya pemberdayaan perempuan dan ekonomi mikro dan bermuara pada semangat kolaborasi dan kemitraan (partnership). Menariknya, para pihak yang terlibat dalam kegiatan ini justru tidak menyadari bahwa mereka telah menerapkan--sekurang-kurangnya--agenda TPB

References

Agarwal, B. (2018). Gender equality, food security and the sustainable
development goals. Current opinion in environmental sustainability, 34,
26-32.

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, diakses pada 20 Desember 2020,
http://sdgs.bappenas.go.id/tentang/

Badan Pusat Statistik Jawa Barat, “Jumlah Penduduk Menurut Jenis Kelamin 20152019”,
diakses
pada
20 Desember
2020, https://jabar.bps.go.id/



Baden,

S., & Reeves, H. (2000). Gender and development: Concepts and
definitions (p. 28). Bridge.

Brinkerhoff, J., Smith, S., & Teegen, H. (Eds.). (2007). NGOs and the Millennium
Development Goals: citizen action to reduce poverty. Springer.

Blackburn, S. (2004). Women and the state in modern Indonesia. Cambridge
University Press

Duflo, E. (2012). Women empowerment and economic development. Journal of
Economic literature, 50(4), 1051-79
Edwards, J., & Cornwall, A. (Eds.). (2014). Feminisms, empowerment and
development: Changing womens lives. Zed Books Ltd..

Ellis, A., Kirkwood, D., & Malhotra, D. (2010). Economic opportunities for women
in the East Asia and Pacific region. World Bank Publications.

Fielden, S. L., & Davidson, M. J. (2006). International handbook of women and
small business entrepreneurship. Women in Management Review.

Ford, M., & Parker, L. (Eds.). (2008). Women and work in Indonesia (Vol. 5).
Routledge.

Harcourt, W. (Ed.). (2016). The Palgrave handbook of gender and development:
Critical engagements in feminist theory and practice. Springer

Horrell, S., Johnson, H., & Mosley, P. (Eds.). (2008). Work, female empowerment
and economic development. Routledge.

Idowu, S. O., Capaldi, N., Fifka, M. S., Zu, L., & Schmidpeter, R. (Eds.).
(2015). Dictionary of corporate social responsibility: CSR, sustainability,
ethics and governance. Springer.

Lacey, A. (2017). Women, Urbanisation and Sustainability. Basingstoke, Palgrave
Macmillan.

Laporan Pengarusutamaan Gender Kemenkop UKM Republik Indonesia Tahun
2019

Nussbaum, M. C. (2001). Women and human development: The capabilities
approach (Vol. 3). Cambridge University Press.

OECD (2017). Enhancing the Contributions of SMEs in a Global and Digitalised
Economy.

OECD (2019), Enabling Women’s Economic Empowerment: New Approaches to
Unpaid Care Work in Developing Countries, OECD Publishing, Paris,
https://doi.org/10.1787/ec90d1b1-en.

Pedoman Penyusunan Rencana Aksi Nasional TPB,Bappenas Tahun 2017

Pedoman Teknis Penyusunan Rencana Aksi Nasional TPB,Bappenas Tahun 2017

Peraturan Gubernur Jawa Barat No 18 Tahun 2018 Tentang Rencana Aksi Daerah
(RAD) Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/Sustainable Development
Goals Daerah Provinsi Jawa Barat
Peraturan Presiden No 59 Tahun 2017 Tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan
Pembangunan Berkelanjutan

Pusat Data UMKM Crisis Centre, Asosiasi BDS Indonesia Korwil Jabar, 2020

Pusat Data UMKM Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bandung Barat, 2019

Rancangan Awal RPJMD Kabupaten Bandung Barat 2018-2023

Rencana Strategis Kemenkop UKM Republik Indonesia Tahun 2020

Scheyvens, R., Banks, G., & Hughes, E. (2016). The private sector and the SDGs:
The need to move beyond ‘business as usual’. Sustainable
Development, 24(6), 371-382.

Singgih, M. N. (2007). Strategi Penguatan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM)
Sebagai Refleksi Pembelajaran Krisis Ekonomi Indonesia. Jurnal
Ekonomi Modernisasi, 3(3), 218-227.

Tambunan, T. T. H. (2017). Women entrepreneurs in MSEs in Indonesia: their
motivations and main constraints. JWEE, (1-2), 56-86

UN Declaration on the Right to Development, 1986

UN-DESA, 2020, Micro-, Small and Medium-sized Enterprises (MSMEs) and their
role in achieving the Sustainable Development Goals (SDGs), United
Nations Departement of Economic and Social Affairs
Published
2021-08-20
How to Cite
Noor Jayn, W. (2021). TUJUAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI KABUPATEN BANDUNG BARAT : PELAJARAN DARI PROGRAM SEKOLAH IBU HEBAT TAHUN 2019-2020. Jurnal Academia Praja, 4(2), 454-473. https://doi.org/https://doi.org/10.36859/jap.v4i2.434