Dinasti-isme: Demokrasi, Dominasi Elit, dan Pemilu

  • Wawan Gunawan

Abstract

Tulisan ini mendiskusikan tentang dinastiisme dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah yang dilatarbelakangi oleh kehadiran anggota keluarga petahana dalam Pemilukada. Dinastiisme merupakan istilah yang digunakan penulis untuk menggambarkan tentang isme atau aliran dalam dinasti politik, dengan demikian pemaknaan dinastiisme petahana, dalam tulisan ini, merupakan istilah lain dari dinasti politik petahana.  Selanjutnya dilakukan diskursus melalui beberpa konsep: Demokrasi, dominasi elit, serta pemilu.

References

Buku
Alfian, 1982. Politik, Kebudayaan, dan Manusia Indonesia. Jakarta: LP3ES.
Ayu, Anindita. dkk. 2010. Politik Dinasti Pemerintahan Indonesia: Kajian Multi
Perspektif . Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik. Universitas Indonesia
Budiardjo, Miriam. 1980. Masalah Kenegaraan, Jakarta; Gramedia.
Budiardjo, Miriam & Tri Nuke Pudjiastuti. 1996. Teori-teori Politik Dewasa Ini.
Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada.
Dryzek, John. 2000. Deliberative Democracy And Betond : Liberals, Critics, Contestations. Oxford: Oxford University Press.
Gadjong, Agussalim Andi. 2007. Pemerintah Daerah. Bogor: Ghalia Indonesia. Gaffar, Afan. 2006. Politik Indonesia : Transisi Menuju Demokrasi. Yogyakarta:
Pustaka Pelajar.
Garna, Judistira K. 2009. Metoda Penelitian Kualitatif. Bandung. The Judistira
Foundation dan Primco Akademik.
Hardiman, F. Budi. 2009. Demokrasi Deliberatif, Yogyakarta: Kanisius
Huntington, Samuel P. dan Nelson, M. Joan. 1976. Goals adn Choices: Partisipation in the Conteks of Development. Cambridge, Mass: Harvard University Press.
Kuswarno, Engkus. 2009. Fenomenologi. Bandung: Windya Padjadjaran. Lasswell, Harold D. 1970. Power and Society, New Haven, Yale University Press. Mas‟oed, Muchtar dan Colin Mac Andrews. 1990. Perbandingan Sistem Politik,
Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Mosca, Gaetano. 1969. The Ruling Elite, London: Penguin Book.
Ndraha, Taliziduhu.2000. Ilmu Pemerintahan (kybernology), Rineka Cipta, Jakarta.
Pius A. Partant o dan M. Dahlan Al- barry. 1994. Kamus Ilmiah Populer, Surabaya: Arkola.
Rasyid, M. Ryaas.2000. Makna Pemerintahan, Jakarta : Yarsif Watampone. Sastroatmodjo. 1995. Perilaku Politik, Semarang: IKIP Semarang Press.
Suhelmi, Ahmad. 2000. Pemikiran Politik Barat, Jakarta: Gramedia Pustaka
Utama
Suseno, Franz Magnis. 2003, Dalam Bayangan Lenin, Enam Pemikir Marxisme dari Lenin Sampai Tan Malaka, Jakarta: Gramedia.
Soekanto, Soeryono. 1984, Pengantar Penelitian Hukum, Jakarta: UI Press, Soemiarno, Slamet. 2010. Bangsa, Budaya, dan Lingkungan Hidup di Indonesia.
Jakarta. Balai Penerbit FKUI.
Van Niel, Robert. 1984. Munculnya Elite Modern Indonesia. Jakarta: Pustaka
Jaya.
Windhu, I. Marsana. 1992. Kekuasaan & Kekerasan Menurut Johan Galtung.
Yogyakarta: Kanisius.

Jurnal
Jurnal FISIP UMRAH Vol. 2, No. 2, 2011 : 115 – 125. Fakultas Ilmu Sosial dan
Ilmu Politik. Universitas Maritim Raja Ali Haji. Tanjungpinang .
Jurnal Toddopuli dalam Blog Andriani Salam Kusni & JJ. Kusni. 18 Mei 2012
Analisis. Tahun XXIII No. 1.

Majalah
Gatra 18 Februari 2010: Dinasti Politik Lokal Makin Kental

Elektronik
Wikipedia ensiklopedia bebas.
www.akbarfaizal.com. 11 Januari 2012. Tribunjabar.co.id. 1 Oktober 2012
VIVAnews 25 Mei 2012 kompasiana 15 Februari 2012. sindoRadio 10 Oktober 2012.
mediaindonesia.com. 24 September 2012. Tribunjabar.co.id 1 Oktober 2012. Tribunnews.com tanggal 24 Mei 2012. www.akbarfaizal.com. 11 Januari 2012.
www.mediaindonesia.com/read/2012/06/06/325567/284/1/
Published
2019-11-07
How to Cite
Gunawan, W. (2019). Dinasti-isme: Demokrasi, Dominasi Elit, dan Pemilu. Jurnal Academia Praja, 2(02). https://doi.org/https://doi.org/10.36859/jap.v2i02.118