Perubahan Strategi Keamanan Israel di Timur Tengah Pasca Serangan Hamas pada 7 Oktober 2023
Abstract
Penelitian ini membahas perubahan strategi keamanan Israel di Timur Tengah Pasca Serangan Hamas 7 Oktober 2023. Konflik yang dipicu oleh serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 berkembang menjadi eskalasi regional. Situasi ini mengubah lanskap geopolitik kawasan, mengganggu proses normalisasi hubungan Israel dengan negara-negara Arab, dan memperkuat peran Iran beserta proksinya sehingga membuat Israel melakukan perubahan dalam strategi keamanannya kepada pendekatan militer. Penelitian ini mengkaji mengapa strategi keamanan Israel berubah pasca serangan Hamas 7 Oktober 2023. Penelitian ini menggunakan teori realisme neoklasik dengan konsep kepentingan nasional dan persepsi ancaman. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif. Data dikumpulkan melalui studi pustaka yang mencakup dokumen resmi, laporan pemerintah, serta literatur akademik. Analisis dilakukan dengan melihat faktor-faktor yang mempengaruhi perubahan strategi keamanan Israel di kawasan Timur Tengah pasca serangan Hamas 7 Oktober 2023. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perubahan strategi keamanan Israel di pengaruhi oleh faktor eksternal yaitu tekanan di lingkungan regional akibat dari gerakan poros perlawanan, serta faktor internal yaitu opini publik Israel terhadap ancaman regional, namun faktor-faktor tersebut dimediasi terlebih dahulu oleh persepsi Benyamin Netanyahu sehiingga akhirnya menghasilkan perubahan strategi keamanan Israel di kawasan Timur Tengah.

.png)
.png)
