STRATEGI DIPLOMASI PUBLIK INDONESIA DALAM MENDORONG EKSPOR KOMODITAS KOPI ARABIKA KE JERMAN TAHUN 2020-2024
Abstract
Indonesia merupakan salah satu negara penghasil kopi terbesar di dunia dan telah memainkan peran penting dalam industri kopi global sejak era kolonial, saat itu kopi dari Indonesia banyak dicari di pasar Eropa. Saat ini, karena adanya inovasi yang terus menerus di industri kopi, kopi Indonesia dianggap sebagai produk berkualitas tinggi di pasar internasional. Indonesia memiliki 3 jenis kopi yang diekspor keluar negeri, yaitu Arabaika, Robusta, dan Liberika. Salah satu negara yang dituju di Eropa sebagai pasar kopi Indonesia adalah Jerman. Jerman sendiri menjadi salah satu pasar terbesar perkopian Indonesia. Walaupun masih menempati nomor Sembilan sebagai kopi yang dikenali oleh Masyarakat Jerman.
Kopi Indonesia sendiri masih sebenarnya masih sulit ditemui di Jerman, karena harga yang mahal dan terhalang regulasi dari Pemerintah Jerman. Selain itu, pengolahan yang sulit dan kurangnya promosi menjadikan kopi Indonesia kurang dikenal. Tetapi diaspora Indonesia dan Pemerinah tidak tinggal diam dalam kasus ini. mereka bekerjasama menegenalkan kopi Indonesia dengan melakukan gastrodiplomasi untuk mengenalkan kopi Indonesia. Mereka menggunakan berbagai cara agar kopi Indonesia dapat diterima lidah orang Jerman.
Dalam penelitian ini akan membahas perihal strategi diplomasi publik Indonesia dijalankan dalam meningkatkan ekspor komoditas kopi Arabica ke Jerman selama periode 2020–2024. Dengan menggunakan kacamata teori Neoliberalise dan pendekatan diplomasi publik. Jenis penelitian ini kualitatif dengan data yang diperolah dari data primer dan sekunder yang kredibel. Dengan adanaya penelitian ini diharapkan akan menjadi pintu terbukanya pengetahuan tentag ekpor kopi Indonesia di Jerman, sehingga Pemerintah Indonesia bisa menambah promosi kopi Indonesia. Sehingga kopi Indonesia semakin dikenal di Jerman

.png)
.png)
