ALASAN RUSIA TETAP MENGGUNAKAN SENJATA KIMIA MESKIPUN TELAH DIKENAI SANKSI CHEMICAL WEAPONS CONVENTION TAHUN 2021-2024
Abstract
Penggunaan senjata kimia merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional yang telah dilarang secara tegas melalui Chemical Weapons Convention (CWC). Rusia, sebagai negara anggota CWC, memiliki kewajiban untuk tidak memproduksi, menimbun, maupun menggunakan senjata kimia dalam keadaan apa pun. Namun, pada kenyataannya Rusia diduga tetap menggunakan senjata kimia yang memicu kecaman internasional dan pemberlakuan sanksi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Analisis menggunakan teori Balancing dari Balance of Threat Stephen Walt untuk mengetahui alasan Rusia tetap menggunakan senjata kimia meskipun menghadapi tekanan internasioanl berupa sanksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sejak 2021 hingga 2024, Rusia mampu bertahan dari sanksi berkat kekuatan agregatnya, dapat memperoleh senjata kimia dari pihak ketiga, serta dapat memberikan sanksi balasan. Kondisi ini membuat Rusia tetap menggunakan senjata kimia meskipun menghadapi tekanan global.

.png)
.png)
