DIPLOMASI PUBLIK PRANCIS MELALUI STRATEGI FÉDÉRATION DE LA HAUTE COUTURE ET DE LA MODE (FHCM) DALAM MENINGKATKAN EKSPOR MODE KE CHINA (2016–2022)
Abstract
Strategi diplomasi publik Prancis melalui Fédération de la Haute Couture et de la Mode (FHCM) dalam meningkatkan ekspor mode ke China pada periode 2016–2022. Latar belakang penelitian ini berangkat dari posisi Prancis sebagai pusat mode dunia yang menghadapi tantangan global, termasuk persaingan dari kota mode lain serta maraknya pemalsuan produk mewah. Setelah reorganisasi FHCM pada 2016, Paris Fashion Week dan berbagai inisiatif budaya mulai diarahkan sebagai instrumen diplomasi publik yang tidak hanya membangun citra budaya Prancis, tetapi juga mendorong peningkatan ekspor mode. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan kerangka teori Konstruktivisme serta Diplomasi Publik, penelitian ini menyoroti bagaimana identitas budaya dan strategi komunikasi global dapat memengaruhi persepsi publik internasional, khususnya konsumen China. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diplomasi publik Prancis melalui FHCM berkontribusi pada penguatan citra nasional sekaligus berdampak nyata terhadap pertumbuhan ekspor mode Prancis ke China, yang meningkat signifikan antara 2016 hingga 2022. Penelitian ini menegaskan bahwa sinergi antara soft power budaya dan strategi diplomasi publik dapat menjadi instrumen efektif dalam memperkuat posisi suatu negara di panggung internasional.

.png)
.png)
