IMPLEMENTASI DIPLOMASI MULTI-TRACK PEMERINTAH INDONESIA ATAS EKSPLOITASI KERJA MAGANG TERHADAP MAHASISWA DALAM PROGRAM FERIENJOB DI JERMAN TAHUN 2023-2024

  • Dian Rachmah Zubaedah Universitas Jenderal Achmad Yani
Keywords: Diplomasi Multi-track, Eksploitasi Mahasiswa, Ferienjob, Jerman

Abstract

Penelitian ini berjudul “Implementasi Diplomasi Multi-Track Pemerintah Indonesia atas Eksploitasi Kerja terhadap Mahasiswa dalam Program Ferienjob di Jerman Tahun 2023–2024”. Pada permasalahan ini berawal dari adanya perekrutan ini untuk mahasiswa Indonesia melalui adanya program Ferienjob yang telah disosialisasikan sebagai bagian dari program magang akademik dari Kemendikbud Ristek, Tetapi dalam pelaksanaannya berubah menjadi suatu bentuk eksploitasi tenaga kerja dengan adanya indikasi eksploitasi pekerja. Pada penelitian ini mempunyai tujuan untuk menganalisis bagaimana diplomasi multi-track dilakukan oleh pemerintah Indonesia.

         Metode penelitian yang akan digunakan yaitu kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi pustaka, laporan investigative, dan dokumen resmi dari Kementerian Luar Negeri. Analisis data akan dilakukan dengan model reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil pada penelitian ini akan menunjukkan bahwa pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (track one) berperan aktif dalam melakukan advokasi, koordinasi dengan otoritas Jerman, dan juga proses pemulangan para mahasiswa yang telah menjadi korban. Selain itu, pada jalur diplomasi lain seperti adanya peran dari perguruan tinggi, media massa (track two dan track five), dan juga adanya keterlibatan dari masyarakat sipil (track eight) yang telah turut memberikan dukungan guna perlindungan bagi mahasiswa serta mendorong akuntabilitas bagi pihak yang terkait.

Published
2026-06-30
How to Cite
Zubaedah, D. (2026). IMPLEMENTASI DIPLOMASI MULTI-TRACK PEMERINTAH INDONESIA ATAS EKSPLOITASI KERJA MAGANG TERHADAP MAHASISWA DALAM PROGRAM FERIENJOB DI JERMAN TAHUN 2023-2024. Global Insight Journal : Jurnal Mahasiswa Hubungan Internasional, 2(3). https://doi.org/10.36859/gij.v2i3.4494