Perbedaan Perlakuan Pemerintah Polandia Terhadap Pengungsi Ukraina dan Suriah: Sebuah Tinjauan Konstruktivisme

  • Mayang Sagara Universitas Jenderal Achmad Yani
Keywords: Polandia, pengungsi Ukraina, pengungsi Suriah, konstruktivisme, framing, identitas nasional

Abstract

Penelitian ini membahas perbedaan perlakuan pemerintah Polandia terhadap pengungsi Ukraina dan Suriah dengan menggunakan pendekatan konstruktivisme. Latar belakang penelitian ini berangkat dari fenomena dimana Polandia menunjukkan solidaritas tinggi kepada pengungsi Ukraina sejak invasi Rusia tahun 2022, tetapi menolak kebijakan relokasi pengungsi Suriah pada krisis migrasi 2015 dengan alasan keamanan nasional, integrasi budaya, serta identitas Kristen-Eropa. Perbedaan sikap ini menunjukkan bahwa kebijakan terhadap pengungsi tidak hanya ditentukan oleh faktor material seperti kapasitas ekonomi atau keamanan, tetapi juga oleh konstruksi sosial, narasi identitas, serta framing politik. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kualitatif deskriptif dengan memanfaatkan data sekunder berupa artikel akademik, laporan resmi, serta pemberitaan media Polandia. Analisis dilakukan dengan mengidentifikasi pola framing di media, persepsi masyarakat, dan sikap pejabat publik terhadap kedua kelompok pengungsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengungsi Ukraina dipersepsikan sebagai saudara dekat dengan kedekatanhistoris, budaya, dan agama yang serupa, sehingga mendapatkan dukungan luas dari masyarakat dan legitimasi penuh dari pemerintah. Sebaliknya, pengungsi Suriah sering diposisikan dalam wacana negatif yang berkaitan dengan ancaman keamanan, perbedaan agama, serta potensi disrupsi terhadap identitas nasional Polandia.

References

Entman, R. M. (1993). Framing: Toward clarification of a fractured paradigm. Journal of Communication, 43(4), 51–58.
EU Commission European Council on Refugees and Exiles. (2022). Asylum Information Database (AIDA) – Country report: Poland. Retrieved from https://asylumineurope.org/reports/country/poland/
European Commission UNHCR. (2018). Desperate journeys: Refugees and migrants arriving in Europe and at Europe’s borders.
European Commission. (2023). Support for Ukrainian refugees in the EU. Retrieved from https://ec.europa.eu/info/strategy/priorities-2019-2024/stronger-europe-world/eu-solidarity-ukraine_en
European Commission. (2024, July 23). Poland: Government launches initiative promoting the independence of those displaced from Ukraine.
European Commission. European Council on Refugees and Exiles (ECRE). (2022). Integration policies for refugees in Poland: Challenges and opportunities.
European Council on Refugees and Exiles. (2023). Asylum Information Database (AIDA) – Country Report: Poland. Retrieved from https://asylumineurope.org/reports/country/poland/
European Migration Network. (2018). Annual Report on Migration and Asylum 2017: Poland.
European Migration Network. (2019). Annual Report on Migration and Asylum 2018: Poland.
European Union Agency for Fundamental Rights. Integration of migrants: Provision of support services. Vienna: FRA, 2020. https://fra.europa.eu/en/publication/2020/integration-migrants-support-services
Published
2026-06-30
How to Cite
Sagara, M. (2026). Perbedaan Perlakuan Pemerintah Polandia Terhadap Pengungsi Ukraina dan Suriah: Sebuah Tinjauan Konstruktivisme. Global Insight Journal : Jurnal Mahasiswa Hubungan Internasional, 2(3). https://doi.org/10.36859/gij.v2i3.4473