Kepentingan Jepang Dalam Memberikan Bantuan Kemanusiaan ke Indonesia di Era Pandemi 2020-2021
Abstract
Di tengah krisis kesehatan global, Jepang tampil sebagai salah satu donor utama melalui program Official Development Assistance (ODA). Meskipun bantuan tersebut mencakup alat medis, dukungan finansial, dan kerja sama teknis, penelitian ini berargumen bahwa pemberian bantuan tersebut tidak sepenuhnya bersifat altruistik, melainkan menjadi instrumen strategis dalam kebijakan luar negeri Jepang yang sejalan dengan kepentingan nasionalnya, seperti stabilitas kawasan, keterlibatan ekonomi, dan proyeksi soft power. Dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan teori neorealisme serta analisis kebijakan luar negeri, penelitian ini menganalisis bagaimana Jepang memanfaatkan bantuan kemanusiaan sebagai alat diplomasi untuk mempertahankan pengaruhnya di kawasan Asia Tenggara, khususnya terhadap Indonesia sebagai mitra strategis. Temuan menunjukkan bahwa tindakan Jepang mencerminkan respons rasional terhadap sistem internasional yang anarkis, di mana kerja sama digunakan untuk meningkatkan keuntungan relatif dan posisi geopolitik. Selain itu, bantuan ini juga memperkuat citra Jepang sebagai aktor global yang bertanggung jawab, sekaligus mempererat ketergantungan ekonomi dengan Indonesia.

.png)
.png)
