FAKTOR-FAKTOR INDONESIA BERGABUNG DALAM BRICS PADA MASA KEPEMIMPINAN PRABOWO SUBIANTO
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang mendorong Indonesia bergabung dalam BRICS pada masa kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teori yang digunakan meliputi Liberalisme, Interdependensi Kompleks, dan konsep Kebijakan Luar Negeri untuk menjelaskan dinamika kebijakan Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan terdapat tiga faktor utama: (1) faktor ekonomi berupa diversifikasi pasar, akses pembiayaan infrastruktur melalui New Development Bank, dan peningkatan perdagangan intra-BRICS: (2) faktor politik meliputi visi pembangunan nasional Presiden Prabowo serta upaya penguatan posisi tawar Indonesia di tataran global dan (3) faktor diplomasi berupa perluasan ruang gerak politik luar negeri bebas aktif serta peningkatan kerja sama Selatan-Selatan. Keanggotaan Indonesia dalam BRICS memberikan peluang strategis untuk memperkuat posisi global dan pembangunan ekonomi nasional, meskipun menghadapi tantangan harmonisasi regulasi, dominasi ekonomi Tiongkok, dan kesiapan kebijakan domestik.

.png)
.png)
