ANALISIS KONFLIK VIETNAM DAN KAMBOJA ATAS PROYEK KANAL FUNAN TECHNO
Abstract
Proyek pembangunan Kanal Funan Techno oleh Kamboja dengan dukungan Tiongkok melalui Belt and Road Initiative (BRI) sejak tahun 2024 menimbulkan ketegangan dengan Vietnam dan menjadi isu penting di kawasan Mekong. Bagi Kamboja, kanal ini dianggap sebagai strategi untuk meningkatkan konektivitas perdagangan, memperluas jalur logistik, dan mengurangi ketergantungan pada pelabuhan Vietnam. Sebaliknya, Vietnam melihat proyek ini sebagai ancaman terhadap pengaruh strategisnya di kawasan, keseimbangan ekologi Sungai Mekong, serta semakin besarnya dominasi Tiongkok di Asia Tenggara. Penelitian ini bertujuan menganalisis alasan di balik konflik kepentingan antara Vietnam dan Kamboja serta implikasinya terhadap hubungan bilateral kedua negara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan post-positivisme melalui studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik dipengaruhi oleh faktor geopolitik, ekonomi, lingkungan, dan keterlibatan aktor eksternal, dengan faktor geopolitik dan lingkungan sebagai yang paling dominan. Temuan ini menegaskan bahwa pembangunan kanal tidak sekadar proyek infrastruktur, tetapi instrumen geopolitik yang berpengaruh terhadap keseimbangan kekuatan di kawasan Mekong.

.png)
.png)
