FAKTOR – FAKTOR PENDORONG INDONESIA MEMPERBARUI KERJASAMA DENGAN DENMARK DALAM SEKTOR ENERGI BARU TERBARUKAN (EBT) TAHUN 2020 – 2025
Abstract
Indonesia menghadapi dilema energi nasional yang mendalam, ditandai oleh ketergantungan signifikan pada bahan bakar fosil (sekitar 89% dari total pasokan energi primer pada 2019) meskipun memiliki komitmen internasional kuat terhadap transisi energi dan target ambisius pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK) serta porsi Energi Baru Terbarukan (EBT) dalam bauran energi nasional Terdapat kesenjangan signifikan antara target kebijakan (23% EBT pada 2025) dan realisasi di lapangan (sekitar 14% pada akhir 2024). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor pendorong Indonesia memperbarui kerjasama dengan Denmark dalam sektor Energi Baru Terbarukan (EBT) pada periode 2020–2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan, mengumpulkan informasi dari jurnal ilmiah, hasil penelitian terdahulu, buku, artikel, berita, surat kabar, dan data lainnya. Kerangka teoritis yang digunakan adalah Liberalisme, konsep kerjasama internasional dan konsep keamanan energi . Kerjasama Indonesia-Denmark dalam sektor EBT, yang diperbarui untuk periode 2020-2025 melalui program INDODEPP, didorong oleh empat pilar utama: kemajuan teknologi, kemajuan ekonomi, perubahan sifat peperangan (energi sebagai arena geopolitik baru), dan kesadaran untuk bernegosiasi. Pembaruan kerjasama Indonesia dengan Denmark dalam sektor EBT periode 2020-2025 adalah langkah strategis yang didasari oleh kalkulasi rasional dan multifaset. Ini didorong oleh kebutuhan Indonesia akan teknologi canggih Denmark untuk mengatasi kesenjangan kapasitas dan mencapai target EBT, manfaat ekonomi bersama, pergeseran geopolitik energi, dan kerangka diplomatik-institusional yang matang. Kerjasama ini bukan hanya tentang pemanfaatan teknologi asing, tetapi juga tentang bagaimana Indonesia menempatkan diri sebagai kontributor aktif dalam solusi tantangan iklim dan energi global.
References
WMO (2022) State of the Global Climate 2021. Geneva: World Meteorological Organization. Tersedia di: https://public.wmo.int/en/our-mandate/climate/wmo-statement-state-of-global-climate
IPCC (2022) Climate Change 2022: Mitigation of Climate Change. Cambridge: Cambridge University Press. Tersedia di: https://www.ipcc.ch/report/ar6/wg3/
Dewan Energi Nasional (2024) Laporan Capaian Bauran Energi Nasional. Jakarta: DEN. Tersedia di: https://www.den.go.id/
International Energy Agency (2023) Denmark Energy Profile. Paris: IEA. Tersedia di: https://www.iea.org/countries/denmark
Kementerian ESDM & DEA (2022) INDODEPP Progress Report 2020–2022. Jakarta: ESDM. Tersedia di: https://www.esdm.go.id/
Ministry of Foreign Affairs of Denmark (2021) Green Strategic Partnership Framework. Copenhagen: MFA. Tersedia di: https://um.dk/en/foreign-policy/green-diplomacy
IPCC (2022) Climate Change 2022: Mitigation of Climate Change. https://www.ipcc.ch/report/ar6/wg3/
Danish Energy Agency (2020) Indonesia–Denmark Energy Partnership Programme Phase II. https://ens.dk/en/our-responsibilities/global-cooperation/indonesia

.png)
.png)
