KEBIJAKAN MAXIMUM PRESSURE AMERIKA SERIKAT TERHADAP PROGRAM NUKLIR IRAN TAHUN 2018-2020

  • Rizki Mochamad Noor Universitas Jenderal Achmad Yani
Keywords: United States, Iran, maximum pressure, nuclear program, foreign policy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan maximum pressure Amerika Serikat terhadap program nuklir Iran pada era kepemimpinan Donald Trump (2018–2020). Dengan menggunakan pendekatan teori neorealisme, penelitian ini menilai dinamika hubungan kekuasaan dalam sistem internasional yang anarkis. Metode yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif melalui studi pustaka dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan tersebut berhasil melemahkan ekonomi Iran, namun gagal dalam menghentikan program nuklirnya. Sanksi ekonomi, isolasi diplomatik, serta pembunuhan terhadap Jenderal Qassem Soleimani menjadi bagian dari strategi tekanan maksimum. Respons Iran berupa peningkatan pengayaan uranium menunjukkan resistensi terhadap kebijakan koersif AS. Studi ini menyoroti pentingnya pendekatan multilateral dan diplomasi untuk merespons isu-isu nuklir secara efektif.

Published
2026-05-13
How to Cite
Noor, R. (2026). KEBIJAKAN MAXIMUM PRESSURE AMERIKA SERIKAT TERHADAP PROGRAM NUKLIR IRAN TAHUN 2018-2020. Global Insight Journal : Jurnal Mahasiswa Hubungan Internasional, 2(2). https://doi.org/10.36859/gij.v2i2.4264