DIPLOMASI BUDAYA PEMERINTAH INDONESIA DALAM RANGKA MENINGKATKAN NATION BRANDING MELALUI INDONESIAN FRANKFURT FESTIVAL KEPADA MASYARAKAT JERMAN TAHUN 2022-2024

  • Risa Prisanti Dewi Universitas Jenderal Achmad Yani
Keywords: diplomasi budaya, Indonesian Frankfurt Festival, Indonesia, Jerman, Nation Branding

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana Indonesian Frankfurt Festival (IFF) 2022 berkontribusi dalam memperkuat nation branding Indonesia di Jerman. Sebagai salah satu festival budaya Indonesia berskala internasional, IFF menjadi ruang strategis dalam memperkenalkan keberagaman budaya, produk lokal, dan nilai-nilai Indonesia kepada masyarakat Jerman. Penelitian ini menganalisis bagaimana elemen budaya Indonesia dikomunikasikan kepada publik Jerman melalui lima elemen diplomasi budaya: listening, advocacy, cultural diplomacy, exchange diplomacy, dan international broadcasting. Temuan menunjukkan bahwa IFF 2022 tidak hanya menjadi wadah pertukaran budaya, tetapi juga mmeperkuat identitas nasional Indonesia, membentuk citra positif, serta meningkatkan positioning Indonesia di mata publik Jerman. Diplomasi budaya dalam konteks ini terbukti mampu menjembatani hubungan people-to-people dan memperluas pengaruh Indonesia secara non-koersif. Penelitian ini menegaskan pentingnya pelaksanaan festival budaya sebagai strategi diplomasi publik yang berkelanjutan dalam memperkuat citra dan daya saing bangsa di tingkat global.

References

Alnoth, Z. C. N. (2024). Kerja Sama Indonesia-Jerman Melalui Program Ausbildung Dalam Bidang Pendidikan Vokasi. Sentri: Jurnal Riset Ilmiah, 3(6), 2997 3012.
Amri, U. (2022). Strategi Indonesia – Jerman Terhadap Keberhasilan ‘Indonesia-Germany Joint Declaration For A Comprehensive: Shaping Globalisation And Sharing Responsibility’ Pada Bidang Pendidikan Tahun 2012-2016.
Buyandelger, M. (2021). How Culture Works. Anthropology Fall Journal 21 A, 1-12.
Cooper, A., Heine, J., & Thakur, R. (2013). The Oxford Handbook of Modern Diplomacy. Oxford: Oxford Academic. Retrieved https://doi.org/10/1093/oxfordhb/9780199588862.001.0001
Cull, N. J. (2010). Public diplomacy: Seven lessons for its future from its past. Place branding and public diplomacy, 6(1), 11-17.
Dobson, C. (2015). Public Diplomacy in Indonesia Reflections for Progress. Master of Public Diplomacy Research University of Southern California.
Dinnie, K. (2015). Nation branding: Concepts, issues, practice. Routledge.
Haneş, N., & Andrei, A. (2015, November). Culture as soft power in international relations. In International Conference Knowledge-Based Organization (Vol. 21, No. 1, pp. 32-37).
Ismail, A., Mulyaman, D., & Sarudin, R. (2022). Uncovering the impact of Festival Indonesia on Russia towards Indonesia. Jurnal Ilmiah Hubungan Internasional, 18(2), 99-110.
Kundt, R. (2007). Contemporary Evolutionary Theories of Culture and the Study of Religion. In E. B. Taylor, Religion and Culture (pp. 9-29). London: Bloomsbury.
Lenczowski, J. (2007). Cultural Diplomacy, Political Influence, and Integrated Strategy. The Institute of World Politics, 1-30.
Purnama, N. J. (2024). Analisis Upaya Diplomasi Kebudayaan Indonesia di Jerman melalui Ajang Indonesia Festival Frankfurt (IFF) 2022 (Doctoral dissertation, Universitas Bakrie).
Sobocinska, A., & Purdey, J. (2019). Enduring connections?: Soft power and pedagogy in short-term study tours to Indonesia. Bijdragen tot de taal-, land-en volkenkunde/Journal of the Humanities and Social Sciences of Southeast Asia, 175(2-3), 225-251.
Zara, M. Y. (2021). Indonesian Mockery of the Dutch during the Indonesian Struggle to Maintain Independence (1945-1948). BMGN: Low Countries Historical Review, 136(3).
Published
2025-10-15
How to Cite
Dewi, R. (2025). DIPLOMASI BUDAYA PEMERINTAH INDONESIA DALAM RANGKA MENINGKATKAN NATION BRANDING MELALUI INDONESIAN FRANKFURT FESTIVAL KEPADA MASYARAKAT JERMAN TAHUN 2022-2024. Global Insight Journal : Jurnal Mahasiswa Hubungan Internasional, 2(1). https://doi.org/10.36859/gij.v2i1.4197