PERAN WHO DALAM MENGATASI PENYEBARAN VIRUS MPOX DI REPUBLIK DEMOKRATIK KONGO TAHUN 2022-2024
Abstract
Peran Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam mengatasi penyebaran virus Mpox di Republik Demokratik Kongo (DRC) antara tahun 2022 hingga 2024 sangat penting, mengingat wabah ini telah dinyatakan sebagai keadaan darurat Kesehatan masyarakat global. Pada tahun 2022, WHO menetapkan status Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) akibat lonjakan kasus Mpox yang signifikan di DRC, yang kemudian menyebar ke negara-negara tetangga. Penetapan status PHEIC oleh WHO bertujuan untuk mempercepat respons internasional melalui peningkatan pengawasan, diagnosis, dan pelaporan kasus serta memperkuat kapasitas system Kesehatan di negara-negara yang terdampak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan melibatkan pengumpulan data serta analisis terkait dokumen dan laporan resmi dari organisasi internasional khususnya WHO, yang berfokus pada penanganan kasus penyebaran virus mpox. Dalam upaya penanganan Mpox, WHO mendorong kolaborasi internasional dan kesadaran masyarakat untuk menerapkan Langkah-langkah pencegahan yang efektif. WHO juga menekankan pentingnya vaksinasi sebagai salah satu pencegahan utama dalam menghadapi virus mpox. WHO menjalankan perannya sesuai dengan pendekatan liberalisme institusional melalui konsep peran Clive Archer dalam hubungan internasional. WHO menjalankan perannya mencakup sebagai Arena, Instrumen, dan Aktor melalui berbagai kebijakan dan program dalam menanggulangi kasus penyebaranvirus Mpox di Kongo.
References
Africa, S.,& States, T.M. (2024). JOINT CONTINENTAL SITUATION REPORT. November,1-4.
Basu, S. B. (2022, Desember 16). Melawan Ancaman Keamanan Nontradisional. Retrieved from INDO-PACIFIC DEFENCE FORUM: https://ipdefenseforum.com/id/2022/12/melawan-ancaman- keamanan-nontradisional/
May, Rudy, T., 1998. Administrasi dan Organisasi Internasional. Refika Aditama, Bandung
Nachega, J. B., Sam-Agudu, N. A., Ogoina, D., Mbala-Kingebeni, P., Ntoumi, F., Nakouné, E., ... & Muyembe-Tamfum, J. J. (2024). The surge of mpox in Africa: a call for action. The Lancet Global Health.
OCHA, Office for the Coordination of Humanitarian Affairs. (2024, Desember 19). WHO African Region Mpox Bulletin #16 - 8 December 2024. Retrieved from Reliefweb.int: https://reliefweb.int/report/democratic-republic-congo/who-african-region-mpox-bulletin-16-8- december-2024
Sabriana, I., & Indrawan, J. (2020). Mengembangkan kesadaran diri (self-awareness) masyaraka untuk menghadapi ancaman non-tradisional: studi kasus Covid-19. Jurnal Lemhannas RI, 8(2), 131-150.
Sehat Negeriku Kemekes. (2024, Agustus 19). Waspada Penularan MPOX. Retrieved from Kemekes.go.id: https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/rilis-media/20240819/0946261/waspada- penularan-mpox/
World Health Organization. (2025, Februari 11). How WHO is Funded. Retrieved from https://www.who.int/about/funding/
World Health Organization. (2024, November 6). Vaccine doses allocated to 9 African countries hardest hit by mpox surge. Retrieved from https://www.who.int/news/item/06-11-2024-vaccine- doses-allocated-to-9-african-countries-hardest-hit-by-mpox-surge
World Health Organization. (2024). Strategic framework for enhancing prevention and control of mpox 2024-2027. World Health Organization.

.png)
.png)
