MODEL KERJASAMA ACADEMIC, BUSINESS, GOVERMENT DAN CIVIL SOCIETY PADA KEBIJAKAN KERTAJATI AEROCITY

  • Waluyo Zulfikar Universitas Nurtanio Bandung

Abstract

West Java Provincial Government in order to create innovation in order to accelerate the achievement of the vision of the Governor of West Java through the development of a strong regional economic structure. The innovation in question is to produce policies in the form of Regional Regulation Number 13 of 2010 concerning the Development and Development of West Java International Airport and Kertajati Aerocity. Various efforts have been made by the West Java Provincial government in order to accelerate the development of BIJB. The problem led to problems in land acquisition which was hampered by the rejection of some residents of the implementation of the BIJB and Kertajati Aerocity development. Another problem also arises related to the analysis of the readiness of the BIJB as the manager and support of the government in implementing BIJB and Kertajati Aerocity policies and related to the carrying capacity of water resources which are important for the sustainability of the existence of an area which is taken into consideration for implementing BIJB and Kertajati Aerocity in Majalengka Regency. West Java province. This basically requires qualified strategic steps for the realization of Kertajati aerocity in Majalengka Regency. The collaboration model of academic, business, government and civil society on Kertajati Aerocity policy is ultimately deemed qualified to realize aerocity Kertajati programs and policies.

Keywords: BIJB, Regional Cooperation, Majalengka Regency

References

Abdulsyani, 1994. Sosiologi Skematika, Teori, dan Terapan, Jakarta: Bumi Aksara
Abdurahman, Benjamin, 2005. Pemahaman Dasar Regional Management & Regional Marketing , IAP.
Dunn, William N. 1999. Analisis Kebijakan Publik. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press
Edwards G. 2003. Implementasi Kebijakan Publik. Yogyakarta: Lukman Offset
Etzkowitz, H., & Leydesdorff, L. 1995. The Triple Helix–University–Industry–Government Relations: A Laboratory for Knowledge-Based Economic Development. EASST Review
Fandi Tjipto, 1994. Total Qualiti Management. Yogyakarta: Andi Offset.
Kuncoro, 2004. Mudrajad, Otonomi dan Pembangunan Daerah, Reformasi, Perencanaan, Strategi dan Peluang, Erlangga
Pamudji, 1985. Kerjasama Antar Daerah Dalam Rangka Pembinaan WilayahSuatu Tinjauan dari Segi Administrasi Negara, PT. Bina Aksara,Jakarta
Pratikno, et.al. 2004. Mengelola Dinamika Politik dan Sumberdaya Daerah, Yogyakarta: PLOD Departemen Dalam Neger London: Sage Publications, International Educational and Professional
Santosa, Panji.2008. Administrasi Publik (Teori dan Aplikasi Good Govarnance). Bandung: PT Refika Aditama
Siagian, Sondang P.2003. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Bumi Aksara.
________________.2009. Administrasi Pembangunan (Konsep, Dimensi, dan Strateginya). Jakarta: PT Bumi Aksara
Sinaga, Obsatar.2010. Otonomi Daerah & Kebijakan Publik (Implementasi Kerja Sama Internasional). Bandung: Lespsindo.
Steers, Richard.1985. Efektivitas Organisasi. Jakarta: Erlangga.
Subarsono, A.G.2005. Analisis Kebijakan Publik Konsep, Teori dan Aplikasi. Yogyakarta : Pustaka Pelajar
Tachjan.2006. Implementasi Kebijakan Publik. Bandung: AIPI Bandung dan KP2W Lemlit Unpad.
Tangkilisan, Hesel Nogi S.2003. Kebijakan Publik yang Membumi. Yogyakarta: Lukman Offset.
Nugroho, D. Rian.2004. Kebijakan Publik: Formulasi, Implementasi, dan Kebijakan. Jakarta: Gramedia.
_______________.2006, Kebijakan Publik Untuk Negara-Negara Berkembang. Jakarta: Gramedia
Nuryulia Praswati, Aflit. 2017. Perkembangan Model Helix Dalam Peningkatan Inovasi. Sukoharjo:,Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta
Wahab, Solichin A.2004. Analisa Kebijakan dari Formulasi ke Implementasi Kebijakan Negara. Jakarta : Bumi Aksara
Wibawa, Samodra.1994. Evaluasi Kebijakan Publik. Jakarta: Raja Grafindo Persada
Widjajani, dkk. 2017. Model Quadruple Helix Sebagai Model Inovasi Daerah (Kajian Literatur) Bandung: Universitas Langlangbuana Bandung
Winarno, Budi.2008. Kebijakan Publik Teori dan Proses. Jakarta: Buku Kita
Winarso, Haryo et al, 2002, Pemikiran dan Praktek Perencanaan dalam Era Transformasi di Indonesia, Departemen Teknik Planologi ITB, Yayasan Sugijanto Soegijoko.
Yeremias T. Keban, 2009, Kerjasama Antar Pemerintah Daerah dalam Era otonomi: Isu, Strategis, Bentuk dan Prinsip, Dapat dibuka di situs:http://www .bappenas.go.id/node/48/2258/kerjasama -pemerintah-daerah

Peraturan Perundang-undangan
Peraturan Pemerimah Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2018 Tentang Kerja Sama Daerah
Peraturan Daerah Nomor 13 Tahun 2010 tentang Pembangunan dan Pengembangan Bandar Udara Internasional Jawa Barat dan Kertajati Aerocity
Published
2019-12-02
How to Cite
Zulfikar, W. (2019). MODEL KERJASAMA ACADEMIC, BUSINESS, GOVERMENT DAN CIVIL SOCIETY PADA KEBIJAKAN KERTAJATI AEROCITY. Jurnal Caraka Prabu, 3(2), 169-183. https://doi.org/https://doi.org/10.36859/jcp.v3i2.356