DINAMIKA ELITE POLITIK LOKAL MENGENAI ISU PENGUASAAN SUMBER DAYA EKONOMI DALAM USULAN PEMEKARAN DAERAH

  • Hilal Ramdhani Universitas Indonesia

Abstract

Pemekaran daerah Provinsi walaupun masih dalam moratorium pemerintah pusat, tetap menjadi perhatian bagi elite-elite politik di tingkat lokal. Alasan adanya kesenjangan ekonomi antara pusat pemerintahan Provinsi dengan daerah-daerah lain, kerap menjadi isu yang digunakan oleh elite politik lokal dalam mengupayakan pemekaran daerah Provinsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan isu penguasaan sumber daya ekonomi yang digunakan oleh elite politik lokal dalam mengusulkan pemekaran daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, lokasi penelitian yaitu di kawasan Cirebon Raya yang meliputi Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Majalengka, teknik penelitian menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi dengan analisis data menggunakan reduksi, penyajian dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa isu penguasaan sumber daya ekonomi dalam upaya pemekaran Provinsi Cirebon mengalami dinamika antar elite antara yang menyetujui dan menolak usulan pemekaran Provinsi Cirebon atas dasar isu penguasaan sumber daya ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat, sehingga selama tahun 2009-2019 Provinsi Cirebon belum dapat direalisasikan.

References

Akbar, Surya. "Analisa Masalah-Masalah Yang Muncul Dalam Pemekaran Wilayah Baru Pada Penyelengaraan Otonomi Daerah." JIAGANIS 3, no. 1 (2019).
Damanik, K. I., Lubis, E., Siregar, T. R., Nilasari, I., Khairuddin, A., Mufti, N & Ningsih, S. (2010). Otonomi Daerah, Etnonasionalisme, dan Masa Depan Indonesia: Berapa Persen Lagi Tanah dan Air Nusantara Milik Rakyat. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
DetikNews, “8.000 Orang Berkongres Tuntut Pembentukan Provinsi Cirebon”, diakses dari https://news.detik.com/berita/890024/8000-orang-berkongres-tuntut-pembentukan-provinsi-cirebon, pada tanggal 06 Februari 2008 pukul 13:56 WIB
Hidayat, Atep Afia “Provinsi Cirebon Berdiri, Provinsi Jawa Barat "Pudar", diakses dari https://www.kompasiana.com/atep_afia/550913b1a33311b4422e3b42/provinsi-cirebon-berdiri-provinsi-jawa-barat-pudar, pada tanggal 6 November 2011 pukul 10:32
Hsieh, Hsiu-Fang, and Sarah E. Shannon. "Three approaches to qualitative content analysis." Qualitative health research 15, no. 9 (2005): 1277-1288.
Kimura, Ehito. "Marginality and opportunity in the periphery: The emergence of Gorontalo province in North Sulawesi." Indonesia 84 (2007): 71-95.
Kimura, Ehito. "Proliferating provinces: Territorial politics in post-Suharto Indonesia." South East Asia Research 18, no. 3 (2010): 415-449.
MacKinnon, Danny, and Nicholas A. Phelps. "Devolution and the territorial politics of foreign direct investment." Political Geography 20, no. 3 (2001): 353-379.
Nastain, Inin. “Majalengka Ogah Ikut Wacana Provinsi Cirebon”, diakses dari https://news.okezone.com/read/2012/01/28/340/565334/majalengkaogah-ikut-wacana-provinsi-cirebon, pada tanggal 28 Januari 2012 pukul 23:11 WIB
Nazir, Muhammad. 2011. Metode Penelitian. Bogor: Ghalia Indonesia
Nurhasanah, Nurhasanah, and Nenie Adriati Lambung. "Analisis Hubungan DPRD Dan Pemerintah Kota Palangka Raya Pada Penyusunan Dan Penetapan Peraturan Tentang APBD." Pencerah Publik 5, no. 1 (2018): 1-9.
Perkmann, Markus. "Construction of new territorial scales: a framework and case study of the EUREGIO cross-border region." Regional studies 41, no. 2 (2007): 253-266.
Rachmat, Muchjidin. "Nilai tukar petani: Konsep, pengukuran dan relevansinya sebagai indikator kesejahteraan petani." In Forum Penelitian Agro Ekonomi, vol. 31, no. 2, (2013), 111-122.
Ramdhani, Hilal. "Pencegahan White Collar Crime melalui Kebijakan Non Penal." Jurnal Somasi 1, no. 1 (2014): 19-31.
Ramdhani, Hilal, and Valina Singka Subekti. "Dynamic Local Political Elite in Process for Proposing Regional Expansion." JIP (Jurnal Ilmu Pemerintahan): Kajian Ilmu Pemerintahan dan Politik Daerah 5, no. 1 (2020): 1-11.
Ramdhani, Hilal. "Peran Presidium Pembentukan Provinsi Cirebon dalam Proses Pemekaran Provinsi Cirebon." Moderat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan 6, no. 1 (2020): 1-13.
Ramdhani, Hilal. "Realitas Elit Politik Lokal dan Persepsi Masyarakat dalam Proses Pemekaran Daerah." JPPUMA Jurnal Ilmu Pemerintahan dan Sosial Politik Universitas Medan Area 7, no. 2 (2019): 219-226.
Ratnawati, Tri. "Satu dasa warsa pemekaran daerah Era reformasi: Kegagalan otonomi daerah." Jurnal Ilmu Politik 21 (2010): 122-235.
Rustariyuni, Surya Dewi. "Pengaruh Gini Ratio, Pengeluaran Non Makanan Per Kapita, Belanja Daerah Dan Laju Pertumbuhan Ekonomi Pada Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten/Kota Di Provinsi Bali Periode 2004-2012." Jurnal Piramida 10, no. 1 (2014): 45-55.
Sulistyono, Djoko. "Penyelesaian Sengketa Batas Laut Antara Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan Provinsi Kepulauan Riau." Jurnal Bina Praja: Journal of Home Affairs Governance 6, no. 2 (2014): 167-182.
Tempo, “Presidium Pembentukan Provinsi Cirebon Deklarasikan Provinsi Cirebon”, diakses dari https://nasional.tempo.co/read/163726/presidium-pembentukan-provinsicirebon-deklarasikan-provinsi-cirebon, pada tanggal 29 Oktober 2009 pukul 15:55 WIB
White, Marilyn Domas, and Emily E. Marsh. "Content analysis: A flexible methodology." Library trends 55, no. 1 (2006): 22-45.
Published
2020-08-01
How to Cite
Ramdhani, H. (2020). DINAMIKA ELITE POLITIK LOKAL MENGENAI ISU PENGUASAAN SUMBER DAYA EKONOMI DALAM USULAN PEMEKARAN DAERAH. Jurnal Academia Praja, 3(02), 182-203. https://doi.org/https://doi.org/10.36859/jap.v3i2.186